Biar Tak Kudet, Ini Cara Kerja Rapid Test Covid-19

Tech - Exist In Exist, CNBC Indonesia
10 September 2020 13:36
A scientist presents an antibody test for coronavirus in a laboratory of the Leibniz Institute of Photonic Technology (Leibniz IPHT) at the InfectoGnostics research campus in Jena, Germany, Friday, April 3, 2020. An international team of researchers with the participation of the Jena Leibniz Institute of Photonic Technology (Leibniz IPHT) has developed a rapid antibody test for the new coronavirus. By means of a blood sample, the test shows within ten minutes whether a person is acutely infected with the SARS-CoV-2 virus (IgM antibody) or already immune to it (IgG antibody). The strip test is manufactured by the diagnostics company Senova in Weimar and is already on the market. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms, such as fever and cough. For some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness, including pneumonia. (AP Photo/Jens Meyer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rapid test kini menjadi salah satu alat yang digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak. Lantas bagaimana cara kerjanya.

Mengutip Business Insider, Kamis (10/9/2020), rapid test adalah tes cepatyang mencari keberadaan antibodi pada darah pasien. Antibodi akan terbentuk ketika pasien terinfeksi virus corona.

Pasien nantinya akan diambil darahnya dari ujung jari atau pembuluh darah vena dan diteteskan pada sebuah alat rapid test.


Ada tiga keterangan yang tertulis dari rapid test tersebut. Yakni: C, lgG, dan IgM. Bila ada garis di C artinya negatif Covid-19. Bila ada garis di lgG dan lgM artinya positif Covid-19.

Dekan FK UI Ari Fahrial Syam mengatakan rapid test akan sangat bergantung pada tahapan perjalanan infeksi corona dalam tubuh.

"Jika di awal ada asymptomatic (tidak ada gejala). Pada Keadaan asymptomatic ini belum terdeteksi immunoglobulin," ujar Air Fahrial beberapa waktu lalu, seperti dikutip Kamis (10/9/2020).

Namun perlu dicatat rapid test kurang akurat karena kurang peka dalam mengindentifikasi virus Covid-19. Mereka yang merasa terinfeksi virus Covid-19 disarankan melakukan test swab.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading