Tersengat Corona, Traveloka Disuntik Investor Rp 3,6 T

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
29 July 2020 15:04
FILE PHOTO: An employee of Traveloka works at the company's headquarters in Jakarta, Indonesia, August 2, 2017. REUTERS/Beawiharta/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Startup unicorn Traveloka mengkonfirmasi bahwa baru saja mendapatkan suntikan dana sebesar US$250 juta atau setara Rp 3,635 triliun (asumsi Rp 14.500/US$) dari institusi keuangan global dan investor eksisting.

Dana ini diharapkan bisa memperkuat memperkuat neraca keuangan Traveloka dan memperdalam penawaran Traveloka untuk sejumlah lini produk yang diprioritaskan. Hal ini juga mencakup pengembangan portofolio layanan produk Perjalanan dan Gaya Hidup di pasar-pasar utama, serta perluasan lini Layanan Keuangan guna memberikan dukungan yang lebih baik untuk produk-produk di ekosistem perjalanan dan gaya hidup.

CEO Traveloka Ferry Unardi mengatakan pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada bisnis Traveloka. Pandemi telah membuat pembatasan perjalan yang membuat mitra Traveloka dari transportasi, akomodasi dan restoran terpukul.


"Bisnis kami berada di titik terendah yang belum pernah terjadi sejak kami pertama kali berdiri. Namun, kami selalu percaya bahwa Traveloka akan bangkit kembali dengan adanya penyesuaian strategi bisnis secara cepat, bekerja sama dengan para mitra industri dan para pemangku kepentingan lainnya, serta terus menghadirkan produk-produk inovatif bagi para pengguna yang merupakan fokus utama kami," ujar Ferry Unardi dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2020).

Untuk mengamankan bisnis, Traveloka menerapkan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk optimalisasi bisnis guna melakukan penghematan serta kembali berfokus untuk menyiapkan strategi dalam menyambut era normal baru.

"Krisis yang diakibatkan oleh virus ini merupakan krisis besar di generasi saat ini, baik dari sisi keuangan maupun kemanusiaan. Situasi ini merupakan bentuk dari penyesuaian ulang yang memaksa para pelaku bisnis untuk memikirkan kembali rencana, strategi dan model bisnis mereka," ujar Willson Cuaca, Managing Partner EV Growth, investor Traveloka sebelumnya yang juga tergabung dalam putaran pendanaan ini.

"Industri perjalanan juga mengalami masa sulit yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk Traveloka. Tim manajemen telah melakukan berbagai upaya sulit namun harus dilakukan, termasuk restrukturisasi dan optimalisasi, untuk meminimalisir risiko keuangan yang timbul."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading