Siapa Jio Platforms, Startup yang Kumpulkan Dana Rp 226 T

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
15 July 2020 15:05
Mukesh Ambani, Chairman and Managing Director of Reliance Industries, reacts during the 2011 spring membership meeting organised by the Institute of International Finance (IIF) in New Delhi March 4, 2011. REUTERS/B Mathur/Files

Nyatanya Mukesh Ambani tak main-main dalam bisnis telekomunikasi. Beberapa tahun kemudian dengan strategi paket data murah, ia menyingkirkan saudaranya Anil Ambani dari bisnis telekomunikasi India.

Hal ini terjadi pada 2016 ketika Mukesh Ambani menginvestasikan US$33 miliar untuk mengembangkan jaringan layanan broadband 4G di India. Ian menawarkan tarif data murah dan panggilan telepon domestik gratis bagi pelanggannya.

Langkah ini sukses menarik banyak orang India menjadi pelanggan Jio. Pada awal Januari 2020, Jio sudah memiliki 388 juta pelanggan. Jio Platform pun menggusur perusahaan telekomunikasi lainnya seperti Reliance Communications milik Anil Ambani.


Jio juga merambah bisnis ponsel. Dengan ponsel fitur, Jio menjadi pemain besar di pasar India. Pada 2018 atau setahun setelah diluncurkan ponsel Jio menguasai 21% pasar handset India.

Rangkaian keberhasilan ini membuat Mukesh Ambani menyandang status orang terkaya Asia. Total kekayaan diperkirakan mencapai US$72 miliar. Perusahaannya bahkan berada di puncak daftar Fortune 500, dengan total pendapatan lebih dari US$82 miliar pada 2019.

Kini Jio merambah bisnis e-commerce dan pengiriman barang kebutuhan harian. Ia telah meluncurkan JioMart. Ia akan menantang Flipkart milik Amazon yang mengendalikan 60% pasar e-commerce India, menurut perusahaan intelijen pasar S&P Global. Flipkart sedang menghadapi masalah karena aturan baru India yang lebih memberikan dukungan pada perusahaan milik anak negeri seperti JioMart.

Jio juga punya ambisi dalam bidang video streaming dan streaming musik, aplikasi rapat online, dompet digital hingga pendidikan untuk mempersiapkan anak muda India dengan perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI).

Lembaga riset Bernstein memperkirakan Jio Platform akan membuka pasar India yang berkapasitas US$2 triliun dalam lima tahun ke depan, seperti dilansir dari Forbes.

Mukesh Ambani dikabarkan aman mendorong Jio Platforms akan melantai di bursa saham atau initial public offering (IPO) dalam 12 hingga 24 bulan ke depan. Startup ini berpotensi mengumpulkan dana US$100 miliar dari investor pasar modal dari aksi korporasi ini.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dob)
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading