New Normal, Ini Satu Lagi Aplikasi Lacak Covid-19 di RI

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
26 May 2020 16:27
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas, Prof.drh.Wiku Adisasmito (Youtube BNPB Indonesia)
Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi Bersama Lawan Covid-19 (BLC) menjadi salah satu media yang bisa digunakan untuk mengetahui gambaran peta risiko suatu wilayah terhadap sebaran kasus virus corona Covid-19.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito mengatakan aplikasi BLC ini harus dimiliki khususnya oleh orang-orang yang dalam perjalanan dari dan ke luar kota.


"Kalau nggak gitu petugas akan sulit. Ini akan mudah verifikasi bagi petugas," ujarnya  saat video conference di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (26/5/2020).


Aplikasi BLC ini bisa terhubung ke sistem yang bisa menginformasikan peta risiko suatu daerah. Bagi pengguna aplikasi ini, bisa juga berkonsultasi terkait kondisi kesehatan.

"Semakin banyak yang mengunduh ini, semakin tajam analisis risikonya," ujarnya lagi.

Aplikasi ini menurutnya menjadi salah satu alat navigasi. Di dalamnya memuat berbagai informasi, mulai dari berapa pertambahan kasus positif, sembuh hingga meninggal. 

Pada halaman depan aplikasi, akan memuat "Live Map" yang bisa digunakan untuk melihat wilayah mana di sekitar tempat tinggal yang masih rawan karena terpapar virus corona. 

Selain itu, ada pula fitur rumah sakit rujukan, diagnosa mandiri hingga konsultasi kesehatan yang akan menghubungkan pengguna dengan Sehatpedia, aplikasi kesehatan yang dikelola oleh Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Pengguna bisa memasukkan keterangan tentang profil pribadi, diantaranya perjalanan ke wilayah mana yang didatangi selama pandemi.

"Ini alat navigasi kita. Masyarakat perlu ikut terlibat," pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading