Ogah Ditekan, SoftBank Bakal Buyback Saham milik Elliott

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
13 March 2020 12:57
Dua raksasa ride hailing Grab dan Gojek diterpa isu penggabungan usaha yang dipelopori
Jakarta, CNBC Indonesia- Dua raksasa ride hailing Grab dan Gojek diterpa isu penggabungan usaha yang dipelopori "orang kuat" dibalik keduanya. Isu ini berhembus setelah pemegang saham "sangat kuat" berupaya meyakinkan Softbank untuk merealisasikan merger antara Grab dan Gojek.

Salah satunya yang memberikan tekanan adalah Elliott Management Corp yang baru-baru ini mengoleksi saham Softbank, dan menuntut SoftBank untuk bergerak agar segera merealisasikan keuntungan dari bisnis startup.

Menyusul tekanan tersebut, Softbank Group Corp pun menyatakan akan melakukan pembelian kembali (buyback) 7% sahamnya, atau US$ 4,8 miliar, dan setara Rp 71,04 triliun (kurs Rp 14.800). Sebelumnya Elliot Management pun menekan Softbank melakukan buy back senilai US$ 20 miliar.


Dilansir dari Reuters, Juru bicara Softbank mengatakan perusahaan memutuskan melakukan buyback atas kebijakannya perusahaan sendiri. Hal ini dilakukan setelah mempertimbangkan volatilitas pasar saham yang bisa meningkatkan diskon saham-saham milik Softbank, meski relatif pada nilai kepemilikannya.


Selain itu, menurut Juru Bicara Softbank tidak ada pembiayaan baru untuk buyback tersebut.

Bulan lalu Softbank berencana meminjam hingga 500 miliar yen dari 16 lembaga keuangan Jepang dan asing. Bahkan perusahaan juga berencana menggunakan sebagian saham di perusahaan telekomunikasi Softbank Corp sebagai jaminan untuk meningkatkan kasnya.

Merger antara ride hailing juga pernah terjadi di Asia Tenggara, saat Grab mencaplok Uber di wilayah ini. Akuisisi ini tidak melibatkan uang tunai tetapi Uber menjadi salah satu pemegang saham utama Grab. Di Uber, SoftBank merupakan pemegang saham utama perusahaan.




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading