Huawei Ancam Boikot Teknologi AS, Perang Dagang Berlanjut?

Tech - Lidya Jelita Sembiring, CNBC Indonesia
28 December 2019 14:01
Perusahaan teknologi asal China, Huawei mengancam akan memboikot dan menghentikan semua kerjasama yang ditawarkan oleh perusahaan AS. Ada apa sih?
Jakarta, CNBCIndonesia - Perusahaan teknologi asal China, Huawei Technologies mengancam akan memboikot dan menghentikan semua kerjasama yang ditawarkan oleh perusahaan AS. Hal ini untuk mengantisipasi jika berlanjutnya perang dagang AS dengan China.

Ini juga menjadi rencana cadangan dari perusahaan China untuk mengantisipasi ketegangan dagang berlanjut. Boikot perusahaan AS sebagai pemasok ke China direncanakan akan dilakukan selama beberapa tahun.


Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Pendiri Huawei Ren Zhengfei mengatakan, pada awalnya perusahaannya telah kehilangan Google Android saat tendensi dagang meningkat sehingga plan B harus disiapkan jika Trump kembali berulah.


Rencana cadangan yang disiapkan Huawei adalah mempersiapkan sistem operasi (OS) sendiri pengganti Android, yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian. Selain itu, juga akan melakukan uji coba langsung ke masyarakat China.

Huawei Ancam Boikot Teknologi AS, Perang Dagang Berlanjut?Foto: Pendiri dan CEO Huawei, Ren Zhengfei (AP Photo/Vincent Yu)

"Saya percaya kita dapat membangun ekosistem global kita sendiri selama dua hingga tiga tahun ke depan," kata Ren Zhengfei, merujuk pada Harmony OS, sistem opreasi yang dipatenkan untuk menggantikan Android.

Beberapa bulan yang lalu, ia sudah meyakinkan bahwa Harmony OS akan sepopuler iOS dalam dua tahun.  


"Jika Amerika Serikat tidak mengizinkan perusahaan mereka untuk memasok kami dengan produk, kami memiliki pilihan lain. Kami memiliki rencana B yang sangat ambisius," kata dia, seperti dikutip dari Gizchina, Sabtu (28/12/2019).

Hal ini sebenarnya sudah terlihat ketika raksasa teknologi ini meluncurkan Huawei Mate 30 di mana tidak ada lagi menggunakan komponen Amerika di smartphone flagship ini.

Perusahaan telah meninggalkan teknologi Qorvo atau Skyworks dan tak gunakan Wi-Fi dan chip Bluetooth Broadcom. Untuk menghilangkan teknologi yang berasal dari AS, Huawei mengandalkan kedua komponen buatannya atau produk yang dipasok oleh mitra asing, seperti Murata asal Jepang.


"Jika opsi ini menjadi matang dan stabil, saya tidak berpikir kita akan bekerja dengan perusahaan Amerika lagi," ancamnya.

Oleh karena itu, di tahun-tahun mendatang, Huawei bermaksud memboikot semua perusahaan Amerika sebagai reaksi atas tindakan yang diambil oleh pemerintah Trump. Ini merupakan pukulan berat bagi perusahaan seperti Intel, AMD, Qualcomm atau Neophotonics, yang omsetnya sangat tergantung pada Huawei.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading