Cuma Ambil Komisi 10%, Maxim Ajak Driver Ojol Bergabung

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
27 December 2019 18:32
Jakarta, CNBC Indonesia - Ojek online (ojol) Maxim membuka kesempatan bagi mitra driver untuk bergabung, terutama bagi mereka yang tidak bisa bergabung dengan yang sudah ada saat ini. Bahkan Maxim tidak mempermasalahkan jika menjadi mitra pengemudi adalah pekerjaan sampingan.

Meski menerapkan skema tarif yang rendah, Development Manager Maxim Indonesia Imam Mutamad mengatakan yang didapatkan oleh mitra driver sesuai dengan aturan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.


"Tarif yang kami pakai, kami mengikuti minimal yang ditentukan Kemenhub dan direspons positif sama teman-teman, potongan kami hanya 10% itu memberikan peluang buat mitra driver bekerja sesuai dengan waktu yang mereka alokasikan," kata Imam kepada CNBC Indonesia dalam Profit, Jumat (27/12/2019).


Selain itu, beberapa fitur yang dimiliki Maxim pun memiliki keunikan. Imam mengatakan Maxim memiliki pilihan yakni reservasi, pelanggan yang memiliki kebutuhan lima hari bisa memesan untuk periode tersebut. Hal ini bisa  memotong waktu penjemputan, di sisi mitra pun kelebihannya telah memiliki kepastian orderan.

"Kemudian kami bisa multi destinasi, kita melihat ini keunggulan yang bisa diberikan," katanya.

Imam menegaskan sebelum menerapkan harga yang sangat murah, Maxim melakukan perhitungan harga layak di setiap daerah. Setiap daerah menurutnya memiliki kemampuan yang berbeda-beda, untuk itu tarif yang berlaku tidak bisa disamaratakan.

Dalam aturan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Mei 2019 dan ditentukan ada 3 zonasi. Adapun tarif minimal sebesar Rp 7.000 hingga Rp 10.000 untuk 4 kilometer pertama.

"Sebagai acuan daya beli dan kemampuan pasar supaya memberikan kemudahan interaksi dari driver dengan penumpang," kata dia.

Dalam bisnis ride hailing, Imam menilai sebenarnya terbuka bagi driver untuk menolak jika harganya tidak sesuai. Di sinilah Maxim melihat peluang yang sebelumnya belum ada, untuk memberikan pilihan.

"Kita tidak bisa paksakan harga harus tinggi dengan jumlah yang terbatas, akhirnya driver juga yang mengalami omzet sedikit karena penumpang dikit. Ini yang bisa menjadi pilihan, kami tidak melawan aturan, kami patuhi aturannya tapi kami berikan masukan," ujar Imam.

[Gambas:Video CNBC]

Kantor Maxim Digeruduk Driver Grab & Gojek
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading