Siapa Ojol Rusia Maxim, yang Bikin Driver Grab & Gojek Gerah?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
23 December 2019 10:30
Ojol Rusia Maxim jadi perhatian. Pasalnya, kebijakan tarif ojol murah yang diterapkan membuat driver Grab dan Gojek menggeruduk kantornya di Solo, Jawa Tengah.
Jakarta, CNBC Indonesia - Ojek online (ojol) Maxim jadi perhatian. Pasalnya, kebijakan tarif ojol murah yang diterapkan membuat driver Grab dan Gojek menggeruduk kantornya di Solo, Jawa Tengah.

Para driver Grab dan Gojek protes karena Maxim menerapkan tarif minimum Rp 3.000 untuk 4 kilometer pertama. Padahal dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Mei 2019, tarif minimal Rp 7.000 hingga Rp 10.000.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia mengatakan Maxim sudah memberlakukan tarif yang seharusnya.


"Sudah menyesuaikan, karena dia harus ke Rusia dulu, terus Maxim menyesuaikan. (Tarifnya sesuai?) Iya sesuai dengan standar kita," ujarnya seperti dikutip CNBC Indonesia dari Detikcom, Senin (23/12/2019).


Hal itu merupakan buah hasil dari pertemuan antara Kementerian Perhubungan dengan pihak Maxim beberapa hari yang lalu. Ia ingin antara operator ojek online bisa bersaing dengan sehat.

"Jadi gini, yang namanya online itu kan satu keniscayaan, satu persaingan, tapi persaingan itu harus sehat. Jadi saya mau bersaing itu harus sehat," kata Budi Karya.

Budi Karya sendiri tidak mempermasalahkan kemunculan Maxim. Menurutnya, semakin banyak persaingan semakin baik asalkan semua operator ojek online bisa bersaing dengan sehat.

"Kalau menurut saya makin banyak operator makin baik ya. Tapi kita juga tidak mau operator itu saling bunuh dengan satu tarif yang sesuka hati, karena itu justru akan bumerang," kata Budi Karya.

Siapa Ojol Rusia Maxim?

Maxim didirikan pada 2003 dan mengawali bisnis sebagai pemesanan taksi di shadrinsk, sebuah kota kecil di Rusia yang didirikan oleh engineer dari Krugan.

Perusahaan mengklaim pada enam tahun pertama, pekerjaan dilakukan hanya di empat kota lalu ekspansi usaha. Pada 2010 Maxim sudah memiliki cabang di 17 kota dan terus meningkat sampai dengan 22 kota dalam satu tahun.

Pada 2014, Maxim perluas bisnis ke negara di luar Rusia seperti Ukraina, Kazakhstan, Georgia, Bulgaria, Tajikistan, Belarusia, Azerbaijan, Italia.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading