Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Bikin Iri

Tech - Efrem Linsam Siregar, CNBC Indonesia
11 October 2019 15:48
Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Bikin Iri
Jakarta, CNBC IndonesiaEkonomi digital Indonesia terus tumbuh meski ekonomi Indonesia dikepung oleh berbagai ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi digital yang tinggi ini membuat iri Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara atau bahkan di dunia, di mana pertumbuhan dari ekonomi digitalnya termasuk yang tercepat. Ini membuat kita semua iri. Ekonomi secara umum saja tumbuh 5%. Kalau kita bicara dari semua sektor, boro-boro," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Sri Mulyani menambahkan ekonomi digital Indonesia pada tahun 2019 akan mencapai US$40 miliar dan pada 2025 akan naik menjadi US$130 miliar.


"Saya baru pulang dari Malang. Saya tanya seluruh kantor-kantor wilayah saya di sana. Saya tanya gimana penerimaan pajak? Muka mereka lesu semua. Jadi kalau bicara ada sektor dan kegiatan ekonomi yang mampu tumbuh 40% di hari gini sangat luar biasa," terang Sri Mulyani.


Sebelumnya, Managing Director Google SEA, Randy Jusuf mengatakan berdasarkan riset Google, Temasek dan Bain & Company ekonomi digital Indonesia akan tembus US$40 miliar di akhir 2019. Angka tersebut meningkat lebih dari lima kali lipat dari US$ 8 miliar pada 2015. Penyumbang e-conomy terbesar di Indonesia berasal dari startup-startup Indonesia.

"Mencakup lima sektor, e-commerce, media online, transportasi online, wisata & perjalanan, dan jasa keuangan digital - sektor yang baru ditambahkan tahun ini," ujar Randy Jusuf di kantor Google Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

"Dibandingkan negara lain, Indonesia paling besar. Kedua paling cepat [pertumbuhannya]. Kalau dilihat growth-nya, 20% sampai 30%," ujar Randy.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading