Ponsel Huawei 5G Mungkin Tanpa Google Android, Ada yang Mau?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
19 September 2019 12:47
Huawei tetap akan meluncurkan ponsel 5G pada Kamis (19/9/2019) di Munich Jerman.
Jakarta, CNBC Indonesia - Huawei tetap akan meluncurkan ponsel 5G pada Kamis (19/9/2019) di Munich Jerman. Ini adalah ponsel kontroversi di dunia karena diluncurkan setelah Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada Huawei.

Ponsel yang akan diluncurkan adalah Huawei Mate 30. "Peluncuran ini akan menjadi yang paling banyak mendapat perhatian," ujar analis media dan telekomunikasi Paolo Pescatore seperti dikutip dari Reuters, Kamis (19/9/2019).


Huawei Mate 30 jadi kontroversial karena Google mengatakan tidak memungkinkan Huawei Mate 30 mendapat lisensi Google, yang artinya tidak ada Play Store dan aplikasi populer Gmail atau Maps.


Hal ini merupakan dampak dari sanksi Presiden Trump yang memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam (blacklist) pada Mei lalu yang membuat Huawei harus memiliki lisensi khusus untuk berbisnis dengan perusahaan AS.

Ponsel Huawei 5G Mungkin Tanpa Google Android, Ada yang Mau?Foto: Smartphone Mate 30 Pro Keluaran Huawei (Twitter @evleaks)

Huawei sendiri sudah meluncurkan kampanye marketing dengan slogan "Rethink Possibilties". Huawei berharap ponsel anyar ini akan mendapat update Android 10.


Analis memperkirakan konsumen tidak menginginkan ponsel ini kecuali Huawei dapat menyakinkan konsumen operating system (OS) HongMeng atau HarmonyOS cukup baik untuk menggantikan Android.

Huawei mengatakan ponsel ini akan diotaki chipset Kirin 990 yang sudah mendukung 5G dan salah satu chipset tercepat saat ini.

Ponsel Huawei 5G Mungkin Tanpa Google Android, Ada yang Mau?Foto: Smartphone Mate 30 Pro Desain Porsche Keluaran Huawei (Twitter @evleaks)



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading