Peringatan Tegas Kemenhub Bagi Pesaing Grab & Gojek

Tech - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
17 September 2019 15:53
Peringatan Tegas Kemenhub Bagi Pesaing Grab & Gojek
Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu aplikator penyedia layanan transportasi online, Anterin, diundang oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Selasa (17/9/2019) siang. Ada pesan khusus dari regulator untuk pesaing Grab dan Gojek itu.

"Intinya, pesan kami agar mengikuti regulasi yang sudah ada terkait dengan tarif batas atas dan tarif batas bawah," ungkap Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, B Wahyu H, kepada CNBC Indonesia, Selasa (17/9/2019).


Selain Anterin, pesaing Gojek dan Grab lainnya juga sudah diajak berkomunikasi. Dia menyebut, pertemuan sebelumnya sudah dilakukan secara terpisah dengan Cyberjek, Maxim, dan Bitcar.


Selain Grab dan Gojek, memang terdapat sejumlah aplikator lain yang mulai bermunculan. Berdasarkan catatan CNBC Indonesia, aplikator ojol penantang Gojek dan Grab di antaranya Cyberjek, Maxim, Anterin, Teknojek serta sederet aplikator lain dari luar negeri yang akan masuk pasar Indonesia.

"Sebenarnya semua aplikator yang mencoba untuk seperti Gojek dan Grab kita sudah arahkan. Intinya compliment terhadap aturan yang ada," urainya.

Dia menjelaskan, Kemenhub sudah memiliki sejumlah aturan mengenai transporasi online. Aturan taksi online ditetapkan pada tahun 2018 melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub/PM) No 118 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus.

Sedangkan untuk ojek online, diatur melalui PM No 12 Tahun 2019. Adapun tarif ojek online termaktub dalam aturan turunannya yakni Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019.

"Saya sudah ingatkan Anterin, ini loh kalau kamu mengikuti ini aturannya seperti ini detailnya. [...] Ada Bitcar, Maxim juga sudah ketemu. Semua saya arahkan seperti itu. Imbauannya sama," pungkas Wahyu.



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading