Valuasi Anjlok Rp 280 T, Startup Unicorn ini Tunda IPO?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
17 September 2019 10:08
Valuasi Anjlok Rp 280 T, Startup Unicorn ini Tunda IPO?
Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah mendapat banyak kritikan dari pemegang saham dan kritikus, startup decacorn coworking space, WeWork dikabarkan anak menunda rencana melantai di bursa saham Amerika Serikat (IPO).

Hal ini diungkapkan seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya kepada CNBC Internasional seperti dilansir Selasa (17/9/2019). Sumber tersebut menyatakan tidak tahu sampai kapan dilakukan penundaan.


Kabar ini mencuat beberapa hari setelah We Company, induk usaha WeWork melakukan perubahan tata kelola perusahaan. Perubahan tersebut berupa perubahan voting rights dari 20 per saham menjadi 10 per saham.


Langkah ini untuk mengurangi kekuasaan Adam Neumann, CEO dan pendiri perusahaan, dalam membuat keputusan. Perusahaan juga menghapuskan kebijakan yang memungkinkan Ribka Neumann, istri pendiri, menjadi orang nomor satu diperusahaan bila suaminya berhalangan tetap.

Selain perubahan pengambilan keputusan, manajemen juga melakukan pemangkasan valuasi US$47 miliar menjadi US$20 miliar. Pemegang saham utama WeWork, SoftBank juga berencana membatalkan IPO ini

Sumber Reuters mengatakan keputusan lanjut atau ditundakan ditentukan Senin malam waktu AS. Jika terjadi penundaan, waktunya tak akan lama. Pada awal Oktober IPO akan dilanjutkan.

WeWork sebelumnya mengatakan akan mencatatkan sahamnya di Nasdaq di bawah ticker "WE." WeWork tidak segera menanggapi permintaan komentar CNBC International.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading