Kejar Pajak Digital, Sri Mulyani Bentuk 2 Direktorat Baru

Tech - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
08 July 2019 19:23
Kejar Pajak Digital, Sri Mulyani Bentuk 2 Direktorat Baru
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini meresmikan dua Direktorat di bawah Ditektorat Jenderal Pajak. Keduanya adalah Direktorat Data Informasi Perpajakan serta Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi yang akan dipimpin oleh Direktur.

"Saya harap bawa dua direktorat baru ini yang akan menjadi kunci di dalam menentukan kemampuan kita untuk melihat, menganalisa, mencari data, mengolahnya," ujar Sri Mulyani di Gedung Ditjen Pajak Pusat, Senin (08/07/2019).


Dua Direktorat ini akan dipimpin oleh  Dasto Ledyanto sebagai Direktur Data dan Informasi Perpajakan dan Iwan Djuniardi sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi. Keduanya baru saja dilantok sore ini langsung oleh Sri Mulyani.


Sri Mulyani menjelaskan kedua Direktorat ini nantinya akan difokuskan untuk perpajakan di industri digital. Nantinya keduanya akan menghimpun data langsung dari para pelaku ekonomi digital.


"Keduanya merupakan tata kelola dan organisasi internal perpajakan di mana selama ini memang jika lihat dari jumlah WP dan dari sisi investasi untuk pembangunan database di kita sendiri dan sistem yang akan kita bangun menggunakan database tersebut dan sistem informasi yang di dalam proses pengadaan. Ini mengharuskan adanya suatu jabatan dedikatif untuk masalah sitem sendiri," jelasnya.

Nantinya, akan ada Direktorat sendiri yang khusus menganalisa data sehingga tau apa saja yang harus di tingkatkan dan diperbaiki. Karena ia percaya, keandalan sistem menjadi sangat penting terutama di era digital dan makin meningkatnya pelaku ekonomi digital.

Kejar Pajak Digital, Sri Mulyani Bentuk 2 Direktorat BaruFoto: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)

"Ini akan memungkinkan untuk kita mendapatkan apa yang disebut link data dari pelaku ekonomi secara lebih langsung. Ini pun masih dipisahkan dengan direktur potensi yang melihat potensi sendiri, jadi akan melengkapi DJP agar mereka benar-benar dari sisi konten dan intelektual dan kapasitas jauh lebih dan meningkatkan kinerja dari DJP," tegasnya.

Selain resmikan dua Direktorat, Sri Mulyani juga melantik 26 pejabat yang terdiri sari eselon II dan eselon III. Diantaranya adalah delapan pejabat eselon II di lingkungan Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Pajak, Ditjen Perbedaharaan dan Badan Kebijakan Fiskal, serta 18 pejabat eselon III di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Pajak. 


Dengan struktur organisasi yang ideal dan dengan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, kredibel dan berintegritas, diharapkan dapat menciptakan APBN yang Sehat, Adil dan Mandiri.

APBN yang sehat menunjukan defisit yang semakin rendah dan keseimbangan primer menuju positif. Adil menandakan APBN digunakan sebagai instrumen kebijakan meraih keadilan, menurunkan tingkat kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan mengatasi disparitas antarkelompok pendapatan dan antarwilayah.


Dari sisi kemandirian, APBN dapat dilihat dari penerimaan perpajakan yang tumbuh signifikan sehingga memberikan kontribusi dominan terhadap pendapatan negara serta mengurangi kebutuhan pembiayaan yang bersumber dari utang.

Kebijakan fiskal yang inovatif, efektif dan mampu merespon dinamika, volatilitas global, menjawab tantangan serta mendukung pencapaian target-target pembangunan secara optimal dapat dicapai dengan APBN yang Sehat, Adil dan Mandiri.


Seluruh pejabat yang dilantik adalah insan terpilih yang telah memenuhi persyaratan Job Person Match (JPM), masa kerja, pendidikan, pangkat serta telah diwawancarai oleh pimpinan eselon I dan para pejabat eselon II terkait, termasuk melalui proses pengecekan rekam jejak dan integritas serta digital footprint oleh Inspektorat Jenderal. 

Dalam acara pelantikan yang dilakukan di Auditorium Direktorat Jenderal Pajak hari ini, Menteri Keuangan (Menkeu) berpesan agar para pejabat Kemenkeu mampu memegang janji setia kepada UUD 1945, menjalankan etika dan perundang-undangan dan menjaga integritas.

"Ketiga hal tersebut sangat simple namun itu adalah fondasi dalam menjalankan tugas di Kementerian Keuangan," kata Sri Mulyani.

Simak video tentang pajak digital di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC] (roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading