Trump Melunak, Android Google Kirim Update ke Ponsel Huawei

Tech - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
21 May 2019 18:45
Trump Melunak, Android Google Kirim Update ke Ponsel Huawei
Jakarta, CNBC IndonesiaGoogle Alphabet melunak terhadap Huawei Technologies. Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS) ini akan melakukan kerja sama dengan Huawei selama 90 hari ke depan hingga 19 Agustus 2019.

Keputusan ini merupakan respons dari keputusan Departemen Perdagangan AS yang melonggarkan beberapa sanksi pada Huawei. Pemerintah AS memberikan waktu selama 90 hari bagi perusahaan AS untuk mengurangi ketergantungannya pada Huawei.



Sebelumnya, Google menyatakan akan menghentikan sementara kerja sama dengan Huawei. Mereka tidak akan melisensi ponsel Android keluaran Huawei dan tidak akan mengirimkan pemutakhiran (update) software ke perangkat.


"Menjaga agar telepon selalu mutakhir (update) dan aman adalah demi kepentingan semua orang dan lisensi sementara ini memungkinkan kami untuk terus memberikan pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan untuk model yang ada selama 90 hari ke depan," kata juru bicara Google kepada CNBC International melalui surel, seperti dikutip Selasa (21/5/2019).

Foto: Huawei (REUTERS/Dado Ruvic)

Keputusan AS untuk membatasi bisnis dengan Huawei bisa menjadi boomerang bagi negeri Paman Sam. Dalam laporan Information Technology & Innovation Foundation tentang dampak dari kontrol ekspor pada sektor teknologi bisa membuat perusahaan AS kehilangan penjualan ekspor US$56,6 miliar atau setara Rp 803,72 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.200) dalam lima tahun. Kebijakan ini juga bisa mengancam 74.000 pekerjaan.



Pengacara Washington dan mantan pegawai Departemen Perdagangan, Kevin Wolf, mengatakan sanksi yang dijatuhkan pada Huawei mirip dengan sanksi yang diterima ZTE Corp dari Amerika Serikat (AS). Sanksi ini memberikan dampak besar pada bisnis dan keuangan ZTE, menurut sumber Reuters, Selasa (21/5/2019).

Sanksi ZTE dicabut 13 Juli lalu setelah perusahaan mencapai kesepakatan dengan Departemen Perdagangan, di mana ZTE setuju membayar denda US$ 1 miliar dan sanksi tambah US$ 400 juta dalam bentuk escrow (dana yang diendapkan di rekening bank) dan penggantian dewan direksi dan manajemen senior.


Simak video tentang AS longgarkan sanksi ke Huawei di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading