Raja Salman Diisolasi, Kurs Riyal Ambles Lebih dari 2%

Syariah - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
09 April 2020 21:11
Riyal semakin menjauhi rekor termahalnya Rp 4.425/SAR yang dicapai pada 23 Maret lalu.
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar riyal Arab Saudi (SAR) ambles melawan rupiah pada perdagangan Kamis (9/4/2020), pandemi virus corona (COVID-19) masih menjadi penggerak utama perdagangan mata uang.

Kurs riyal merosot 2,1% ke Rp 4.202/SAR di pasar spot pada hari ini, berdasarkan data Refinitiv. Riyal semakin menjauhi rekor termahalnya Rp 4.425/SAR yang dicapai pada 23 Maret lalu.




Penyebaran pandemi COVID-19 yang melambat di Eropa dan di AS membuat sentimen pelaku pasar membaik, dan berdampak positif ke nilai tukar rupiah.

Secara global, Organinsasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan dalam kurun waktu 20 Januari-6 April rata-rata pertumbuhan jumlah kasus corona adalah 12.52% per hari. Sejak 24 Maret, pertumbuhan jumlah kasus baru sudah di bawah itu yakni 9,67%. Bahkan beberapa hari terakhir pertumbuhan kasus baru per harinya sudah satu digit poin persentase.

Hal ini memunculkan harapan pandemi COVID-19 akan segera berakhir, dan perekonomian bisa segera bangkit. Sentimen pelaku pasar pun membaik dan masuk ke aset-aset berisiko yang berimbal hasil tinggi.


Meski demikian, virus corona mulai "menyerang" anggota Kerajaan Arab Saudi. The New York Times pada Rabu (8/4/2020) mengabarkan Rumah Sakit Spesialis King Faisal mengirimkan memo internal berisi "siaga tinggi" pada para staf.

"Arahan harus siap untuk V.I.P. dari seluruh negara," tulis email yang dikirimkan Selasa (7/4/2020). Jika keluarga kerajaan dirawat, maka anggota staf yang sakit akan dirawat di rumah sakit lain. RS akan mendahulukan kapasitas ruangan bagi para bangsawan.

Sementara itu, dari sumber dekat kerajaan, The New York Times menulis ada 150 bangsawan kerajaan yang tertular virus ini.

Raja Salman, 84 tahun, telah mengasingkan diri ke istana di pulau dekat Jeddah. Sedangkan Putra Mahkota Mohammad bin Salman berada di resor terpencil dekat Neom, di Barat Laut Saudi agar tidak terpapar virus tersebut. 

TIM RISET CNBC INDONESIA  (pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading