Alasan Kospin Jasa Suntik Dana Ratusan Miliar ke Muamalat

Syariah - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
28 May 2019 16:22
Alasan Kospin Jasa Suntik Dana Ratusan Miliar ke Muamalat Foto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Andi Arslan Djunaid membeberkan alasan pihaknya menyuntik dana segar sebesar Rp250 miliar-Rp300 miliar ke PT Bank Muamalat. Hal itu dilakukan karena Bank Muamalat dinilai masih cukup kuat meski sedang 'sakit'.

"Kami melihat bahwa Muamalat ini memang saat ini sedang 'sakit', katakanlah seperti itu, tapi dia punya kekuatan yamg luar biasa. Dengan kondisi seperti itu, tidak ada nasabah yang lari," ungkap Andi di Plaza Mandiri, Selasa (28/5/2019).

Alasan lainnya Kospin mau menyuntikan dana ke Bank Muamalat itu karena Bank Muamalat sebagai pilar ekonomi syariah harus diselamatkan. Kospin sendiri sudah lama bermain di bisnis yang tak jauh beda dengan Bank Muamalat, yakni koperasi syariah.


"Kospin kan sudah juga bermain di situ artinya kan secara DNA-nya kan koperasi ini sudah syariah. Kami melihat ke depan Muamalat akan kembali menjadi satu bank syariah yang cukup disegani nantinya," ucap Andi.


Kospin Jasa saat ini telah menaruh Rp250 miliar-Rp300 miliar dana investasi ke escrow account. Penyuntikan modal belum resmi dilakukan karena masih menanti persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kospin nantinya akan membentuk konsorsium bersama dengan perusahaan asal Singapura Lynx Asia. Keduanya akan bersinergi untuk sama-sama menyuntik dana ke Bank Muamalat bersama konsorsium lainnya, yakni Al Falah.

"Kami masuk sekitar Rp250 miliar-Rp300 miliar. Itu Kospin aja. Jadi nanti akan satu konsorsium dengan Lynx [Asia]. Walaupun Al Falah memang lebih besar," ucap Andi.

Sebelum Kospin Jasa berencana menyuntikan dana ke Bank Muamalat, Kospin juga mengakuisisi PT Asuransi Takaful Umum hingga 95%. Pergerakan Kospin cukup agresif untuk sekelas koperasi karena mampu menyuntik dana ke perbankan juga asuransi.

Namun demikian, perihal koperasi menyuntik dana ke bank bukan hal yang aneh di industri jasa keuangan dunia. Andi mengungkapkan, ABN Amro Bank juga dimiliki koperasi. Begitu juga dengan Rabobank.

"Selama ini banyak koperasi-koperasi Indonesia selalu bicara Ace Hardware punya koperasi. Someday, bicara itu Kospin punya semua. Koperasi punya bank, Kospin punya nantinya. Koperasi punya asuransi, Kospin punya," tutur Andi.

Bahkan ke depannya, Andi menambahkan pihaknya akan bermain di industri financial technology (fintek). Namun, Andi tidak menjelaskan fintek jenis apa yang sedang dipertimbangkan Kospin.

Kospin juga mengaku tidak segan menambah dana cadangan melebihi Rp250 miliar-Rp300 miliar untuk investasi ke Bank Muamalat bila dibutuhkan nantinya.

"Ke depan kalau ini mulus kalau dibutuhkan tambahan lebih besar lagi kita pasti akan siapkan." pungkasnya.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading