Terungkap, Koperasi Ini Suntik Bank Muamalat Rp 200M-Rp 300M

Syariah - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
28 May 2019 - 15:40
Terungkap, Koperasi Ini Suntik Bank Muamalat Rp 200M-Rp 300M
Jakarta, CNBC Indonesia - Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa akan menyuntikan dana investasi segar ke PT Bank Muamalat sebesar Rp250 miliar-Rp300 miliar. Hal ini dilakukan Kospin lantaran Bank Muamalat dinilai masih kuat meski terlilit kondisi keuangan.

"Kami masuk [ke Muamalat] sekitar Rp250 miliar-Rp300 miliar. Itu Kospin saja," ucap Andi Aslan Djunaid, Ketua Umum Kospin Jasa, di Plaza Mandiri, Selasa (28/5/2019).

Sebelum akhirnya menyuntikan dana ke Bank Muamalat, Kospin akan membuat konsorsium bersama dengan Lynx Asia dari Singapura lebih dulu. Sehingga, total ada dua konsorsium yang akan menyuntikan dana ke Bank Muamalat, yaitu konsorsium Al Falah milik Ilham Habibie dan Konsorsium Kospin dan Lynx Asia.


"Konsorsium rencananya ada dua, ada konsorsium Al Falah dengan Pak Ilham Habibie, nanti rencananya satu lagi sedang diusulkan nama konsorsiumnya Kospin berserta Lynx dari Singapura," lanjut Andi.


Andi enggan menyebut berapa besaran kepemilikan saham Kospin nantinya di dalam Bank Muamalat. Sampai saat ini, Kospin baru menaruh dana segar Rp250 miliar-Rp300 miliar itu ke escrow account. Pihaknya masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Anda menyatakan pihaknya berhati-hati dalam proses investasi ke Bank Muamalat. Selain karena sebelumnya ada pihak yang gagal dalam proses investasi ke Bank Muamalat, Kospin disebut menjadi pihak yang berisiko. Pasalnya, Kospin merupakan investor baru berbeda dengan pihak lain yang sudah memiliki dana di dalam Bank Muamalat.

"Yang berisiko itu Kospin maka yang harus berhitung secara cermat itu Kospin. Kalau pemegang saham lama kan duitnya sudah di dalam. Kami kan suntik baru sehingga kami harus cermat lihat prospeknya seperti apa," jelas Andi.

Sebelumnya, pemegang saham Bank Muamalat dikatakan sepakat mendukung langkah Kospin juga Al Falah dalam membenahi bank syariah tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) beberapa waktu lalu.

"Pemegang sahamnya semuanya sangat mendukung dan sangat berharap Kospin apapun yang terjadi tetap ada di dalamnya karena rupanya dengan pemberitaan Kospin itu saja cukup memberikan efek yang positif untuk Muamalat," ucapnya.

Kospin Jasa merupakan perusahaan koperasi dengan total aset Rp8 triliun per akhir Desember 2018. Sebelum berencana berinvestasi di Bank Muamalat, Kospin Jasa sudah lebih dulu mengakuisisi perusahaan asuransi PT Asuransi Takaful Umum hingga 95%.

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading