Selamatkan Muamalat, Investor Tak Boleh Tukar Guling Aset

Syariah - Monica Wareza, CNBC Indonesia
27 September 2018 20:35
Selamatkan Muamalat, Investor Tak Boleh Tukar Guling Aset
Jakarta, CNBC IndonesiaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan menolak skema asset swap (tukar guling aset) untuk membantu permodalan PT Bank Muamalat Tbk. Saat ini Bank Muamalat lebih butuh modal tunai untuk ekspansi usaha ketimbang membenahi neraca saldo (balance sheet).


Skema swap asset ditawarkan oleh Lynx Asia untuk membantu permodalan Bank Muamalat. Perusahaan penasehat keuangan dan investasi asal Singapura tersebut menawarkan untuk menukar aset buruk Bank Muamalat dengan obligasi non tradeable.

Dalam skema ini obligasi yang ditawarkan tidak memberikan kupon sehingga bank tidak mendapatkan penghasilan dari obligasi sementara bank juga tidak bisa ekspansi karena tidak ada pendapatan yang masuk.


Selamatkan Bank Muamalat, OJK Tolak Skema Tukar Guling AsetFoto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto


"OJK ingin pastikan setiap mekaknisme investor sesuai dengan ketentuan. Tapi kalau [skema] Lynx Asia kita pandang tidak disetujui oleh kita (OJK)," ujar Anto Prabowo, Deputi Komisioner Bidang Strategi dan Logistik OJK kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/9/2018).


Asal tahu saja, Bank Muamalat memang sedang mencari investor baru untuk mengatasi masalah permodalan. Pasalnya, pemegang saham lama sudah tidak bersedia menyuntikkan dana segar.

Bank Muamalat menghadapi masalah permodalan, sejak 2015. Puncaknya pada 2017, karena rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) turun menjadi 11,58%. Meskipun masih batas aman, konsesi Basel III untuk CAR minimal 12% untuk menyerap risiko secara countercyclical.

Kinerja Bank Muamalat tergerus oleh lonjakan pembiayaan bermasalah (non-performing finance/NPF). NPF bank syariah itu sempat di atas 5%, lebih tinggi dari batas maksimal ketentuan regulator. Akan tetapi, pada kuartal I-2018 NPF bank tersebut membaik ke level 4,76%.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Muamalat Ahmad Kusna Permana mengatakan calon investor baru Muamalat telah mengerucut menjadi dua investor yang masing-masing berasal dari luar negeri dan domestik. Pernyataan tersebut merupakan kemajuan karena pada pekan lalu Permana menyampaikan sudah bertemu dengan 5 calon investor dan 3 di antaranya adalah calon potensial.

Selamatkan Bank Muamalat, OJK Tolak Skema Tukar Guling AsetFoto: Nasabah Membuka Rekening Bank Muamalat (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


"Kami menerima informasi akan ada konsorsium yang dibentuk utnuk memenuhi kebutuhan permodalan modalamat sehingga kita akan minta informasi ke bank, bukan ke konsorsium," tambah Anto.

Konsorsium tersebut dipimpin oleh Ilham Habibie yang menjabat sebagai komisaris utama Bank Muamalat. Selain Ilham ada juga Lynx Asia, Arifin Panigoro dan Tahir dalam konsorsium ini.

Anto menambahkan OJK tidak akan mempengaruhi pihak yang akan jadi pemegang saham baru Bank Muamalat. Semua mekanismenya semata-mata business-to-business. "Yang penting cocok dan sepakat, go ahead. Tetapi kami akan lihat skemanya, caranya, sumbernya," jelas Anto.


Selamatkan Bank Muamalat, OJK Tolak Skema Tukar Guling AsetFoto: Ilham Habibie (CNBC Indonesia/Tito Bosnia)



(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading