Tahir Buka-bukaan Soal Isu Pembelian Bank Muamalat

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
27 September 2018 - 10:19
Tahir Buka-bukaan Soal Isu Pembelian Bank Muamalat
Jakarta, CNBC Indonesia - Konglomerat Dato Sri Tahir memberikan respons terkait pemberitaan yang menyebutkan dirinya akan membeli saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI). Pemilik Bank Muamalat tersebut buka-bukaan terkait rencana masuknya pemodal baru ke bank syariah pertama di Indonesia tersebut.

Tahir dalam pesan singkat kepada CNBC Indonesia mengatakan, " Maaf, saya hanya ingin membantu untuk sementara dan selanjutnya kita serahkan yang lebih qualified mengelola Bank Islam, bukan mau ambil untung, jadi Not if business purposes," kata Tahir.

Saat ditegaskan ulang apakah pesan tersebut menegaskan Tahir masuk sebagai pemegang saham. Tahir kemudian menjawab, "Tidak benar. Biar ada investors yang lebih qualified yang mengerti Bank Islam (syariah) yang ambil alih," kata Tahir lagi menegaskan.

Tahir diberitakan ikut maju menjadi investor strategis membeli Bank Muamalat, saat konsorsium Lynx Asia, Arifin Panigoro dan Ilham Habibie melakukan due diligence untuk membeli saham baru (rights issue) yang diterbitkan perseroan.


Tahir dikabarkan akan menyuntikkan dana hingga Rp 5 triliun, melelai tiga skema. Pertama, injek modal langsung 2 triliun. Kedua, melalui subdebt Rp 2 triliun. Ketiga melalui line credit Rp 1 triliun.

Saat ini pemegang saham Bank Muamalat yaitu, Islamic Development Bank 32,74%, Bank Boubyan 22%, Atwill Holding Limited 17,91%, National Bank of Kwait 8,45%, IDF Investment 3,84%, BMF Holding Limited 2,84%, Rheza Rheinaldi Syaiful 1,67%, dan sejumlah pihak lainnya. (hps/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading