Harga Telur-Daging Ayam Pelan-Pelan Naik, Bukti MBG Bawa Berkah?
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga telur dan daging ayam di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, mulai kembali ke level normal setelah sempat anjlok beberapa pekan terakhir. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, para pedagang mengaku kenaikan harga mulai terasa sejak kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan.
Zabani, salah seorang pedagang telur di Pasar Rumput, mengatakan harga telur kini dijual Rp28.000 per kilogram (kg), setelah sebelumnya sempat turun hingga Rp25.000 per kg, bahkan pernah menyentuh Rp24.000 per kg.
"Masih kayak biasa Rp28.000 per kg. Iya sudah mulai naik, kan kemarin saya jual Rp25.000 per kg, anjlok kalau itu, kasihan peternaknya. Tapi ini sudah balik normal," kata Zabani kepada CNBC Indonesia saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2026).
Ia menuturkan, harga normal di lapaknya memang berada di kisaran Rp28.000 per kg, meski pemerintah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen Rp30.000 per kg.
"Engga, kalau di saya jual Rp28.000 (per kg) saja, soalnya saya langsung dari peternak ya, langsung. Tapi kalau memang lagi tinggi harganya, nggak menutup (kemungkinan) saya jual Rp30.000 (per kg). Saya jual sesuai saja," ujarnya.
Zabani mengakui anjloknya harga telur beberapa waktu lalu terjadi ketika program MBG berhenti sementara selama libur sekolah.
"Benar. Pas MBG libur itu harga beneran langsung terjun. Jarang-jarang banget saya jual sampai Rp25.000 (per kg). Pernah satu hari tuh Rp24.000 (per kg). Parah pas itu," tutur dia.
Hal serupa disampaikan pedagang telur lainnya, Husein. Saat ini ia menjual telur Rp30.000 per kg, setelah sebelumnya sempat turun menjadi Rp26.000-Rp27.000 per kg.
"(Harga) telur lagi Rp30.000 per kg. Iya sudah mulai naik lagi sejak anak sekolah masuk, kemarin pas MBG libur sempet saya jual Rp27.000-Rp28.000 (per kg)," ujar Husein.
Daging Ayam Juga Mulai Pulih
Tak hanya telur, harga daging ayam di Pasar Rumput juga mulai berangsur normal. Rita, pedagang ayam potong, mengatakan saat ini harga ayam dijual mulai Rp30.000 hingga Rp50.000 per ekor, tergantung ukuran.
"Ada yang Rp30.000, Rp35.000, Rp40.000, Rp45.000, sampai Rp50.000 (per ekor) ada," kata Rita.
Ia menjelaskan ayam dengan harga Rp30.000-Rp35.000 per ekor berukuran kecil, sedangkan ayam dengan bobot karkas sekitar 1,4-1,5 kg dijual dengan harga Rp45.000 per ekor.
"Kalau yang Rp30.000-Rp35.000 itu kecil, dia hidupnya cuma sekilo, jadi karkasnya nggak sampai sekilo," jelasnya.
"Kalau yang sedang, standarnya itu di harga Rp45.000 seekor, itu karkasnya udah 1,4-1,5 (kg)," sambung dia.
Menurut Rita, harga ayam kini sudah kembali normal setelah sempat anjlok saat program MBG libur. "Iya normal sekarang," lanjutnya.
Ia mengungkapkan, saat itu harga fillet dada ayam tanpa tulang sempat turun drastis dari harga saat ini.
"Benar. Parah sih kemarin. Ayam fillet dada tanpa tulang kemarin sampai Rp35.000 sekilo, sekarang Rp53.000 sekilo. Jauh banget kan. Ini yang ekoran, satu ayam pas MBG ada yang sampai Rp25.000 (per ekor)," ungkap Rita.
"Nah semenjak anak sekolah pada masuk, itu langsung berangsur pulih harganya," tambahnya.
Meski konsumen senang saat harga murah, menurut Rita kondisi tersebut justru memberatkan peternak. Ia menilai permintaan dari program MBG menjadi salah satu penopang utama pemulihan harga.
"Memang pembeli tuh senang pas harganya murah. Tapi kalau dibeli sama pembeli biasa gitu nggak nutup juga ya, rugi peternak, kasihan. Karena kan daya beli masyarakat juga lagi lesu juga kan katanya. Jadi ya MBG sih paling," ucap dia.
Hal senada juga disampaikan pedagang ayam lainnya, Rohim, juga mengatakan harga ayam kini sudah kembali normal dibandingkan dua pekan lalu.
"Sudah balik normal. Saya jual rata-rata yang 1,5 kg itu sudah Rp48.000 per ekornya," kata Rohim.
"Kemarin murah, 2 minggu lalu. Sekarang sudah normal," pungkasnya.
Pantauan harga pangan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) Foto: Pantauan harga pangan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) |
source on Google [Gambas:Video CNBC]
Pantauan harga pangan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky) Foto: Pantauan harga pangan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)