MARKET DATA
Internasional

15 Fakta Baru Epstein Files: 902 Kali RI Disebut, Rothschild-Hitler

sef,  CNBC Indonesia
04 February 2026 08:05
Gambar tanpa tanggal dan lokasi ini, yang dirilis oleh anggota Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR pada 18 Desember 2025, menunjukkan mendiang terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein (kanan) sedang memasak bersama CEO DP World, Sultan Ahmed bin Sulayem. Anggota parlemen Demokrat merilis sejumlah foto dan dokumen baru pada 18 Desember dari harta warisan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Foto: Sejumlah foto Epstein bersama beberapa tokoh ternama ditemukan dalam rumah Epstein. (Dok. epsteinsimages)

5.Penguasa UEA dan Putra Mahkota Arab Saudi MBS

Epstein mengatakan penguasa UEA 'menjebak' putra mahkota Arab Saudi terkait pembunuhan Khashoggi. Epstein menyebut jurnalis yang terbunuh itu sebagai 'teroris' dan mengusulkan untuk menyebut pembunuhan itu sebagai 'operasi rahasia yang gagal'.

Korespondensi yang baru dirilis yang diterbitkan sebagai bagian dari Epstein Files menunjukkan Epstein, bertukar pesan beberapa hari setelah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul. Khashoggi sendiri dibunuh di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, dan intelijen AS kemudian menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menyetujui operasi tersebut.

Pada 12 Oktober, kasus ini telah meletus menjadi krisis internasional. Ini bahkan memicu kemarahan global atas pembunuhan brutal kontributor Middle East Eye (MEE) dan kolumnis Washington Post tersebut.

"Sepertinya ada sesuatu yang lebih besar. Saya tidak akan terkejut jika MBZ menjebaknya," kata Epstein merujuk pada penguasa UEA Mohammed bin Zayed (MBZ).

Dalam email lanjutan lain yang termasuk dalam berkas tersebut, Epstein mengatakan bahwa "sumber sekunder" memberitahunya bahwa salah satu peserta operasi merekam video di telepon sebelum perangkat tersebut diretas dan rekaman tersebut diperoleh. Korespondensi tersebut tidak menyebutkan siapa yang meretas telepon tersebut.

Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan juga Epstein menerima pesan dari seorang kenalan yang namanya disensor. Namun ia mengatakan bahwa MBZ telah meminta pertemuan "mendesak", dengan keberangkatan yang direncanakan untuk pagi berikutnya.

Foto Paus Yohanes Paulus II dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman (MBS) dalam sebuah figura yang dipajang dalam rumah Epstein. (Dok. epsteinsimages)Foto: Foto Paus Yohanes Paulus II dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman (MBS) dalam sebuah figura yang dipajang dalam rumah Epstein. (Dok. epsteinsimages)

6.Elon Musk Tanyakan Kapan 'Pesta Terliar' Epstein Diadakan

Komunikasi antara Epstein dan Elon Musk juga tercatat. Elon Musk bahkan menulis pertanyaan kepada Epstein "kapan pesta terliar di pulaunya akan diadakan".

Ini terlihat dari email-email Musk di tahun 2012. Di email November 2012, Epstein bahkan bertanya ke Musk berapa banyak orang yang perlu diangkutnya dengan helikopter ke pulau itu dan Musk menjawab bahwa hanya dirinya dan istrinya saat itu, Talulah Riley.

Ada pula sebuah email dari Musk kepada Epstein pada Natal tahun 2012. Berisi pertanyaan Musk apakah sang pemodal telah merencanakan pesta karena ia perlu "bersantai".

"Saya telah bekerja hingga batas kewarasan tahun ini dan jadi, begitu anak-anak saya pulang setelah Natal, saya benar-benar ingin pergi berpesta di St Barts atau tempat lain dan bersantai," tulisnya.

"Pengalaman pulau yang damai adalah kebalikan dari apa yang diinginkannya," ujarnya.

Sebenarnya Musk mengatakan bahwa Epstein memang telah mengundangnya ke pulaunya. Tetapi, ujar dia, dirinya menolak hal tersebut.

7.Bill Gates Tertular Penyakit Menular Seksual

Dalam dokumen Epstein terbaru, dilaporkan dua email tanggal 18 Juli 2013. Satu email ditulis sebagai surat pengunduran diri dari Yayasan Bill dan Melinda Gates, di mana ada keluhan tentang obat untuk Gates "guna mengatasi konsekuensi dari hubungan seks dengan gadis-gadis Rusia".

Email lain, yang dimulai dengan "Bill yang terhormat", mengeluh tentang Gates yang telah mengakhiri persahabatan dan membuat klaim lebih lanjut tentang Gates yang telah mencoba menutupi infeksi menular seksual, termasuk dari istrinya saat itu, Melinda. Namun, seorang juru bicara Gates mengatakan kepada BBC, "klaim-klaim ini dari seorang pembohong yang terbukti dan tidak puas, benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah".

8.Epstein Terima Hadiah Kiswah, Kain Penutup Ka'bah

Berkas Epstein menunjukkan ada potongan kain Ka'bah dari Mekah, Arab Saudi, yang dikirim ke pria tersebut, melalui kontak di UEA. Mengutip Middle East Monitor (MEMO), data korespondensi merinci bagaimana kain suci Ka'bah sampai ke Epstein melalui pengusaha wanita UEA.

Email menunjukkan pengiriman kontroversial kain suci itu tertanggal Februari dan Maret 2017. Nama pengusaha tersebut adalah Aziza Al-Ahmadi.

Ia bekerja sama dengan seorang pria bernama Abdullah Al-Maari untuk mengatur pengiriman tiga potong kain hitam bersulam emas yang menutupi Kabah, yakni Kiswah. Kiswah memiliki makna keagamaan yang mendalam bagi umat Muslim di seluruh dunia, di mana setiap tahun para pekerja melepas kain tersebut dan menutupi Ka'bah dengan kain baru.

"Email dalam berkas menunjukkan barang-barang tersebut dikirim melalui kargo udara dari Arab Saudi ke Florida melalui British Airways, dengan koordinasi yang mencakup faktur, pengaturan bea cukai, dan pengiriman di dalam Amerika Serikat," tulis laman itu.

"Pesan-pesan tersebut menggambarkan tiga bagian terpisah: satu dari dalam Ka'bah, satu dari penutup luar yang digunakan, dan yang ketiga terbuat dari bahan yang sama tetapi tidak digunakan," tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa korespondensi menggambarkan kiswah sebagai "karya seni". Pengiriman tersebut tiba di rumah Epstein.

Dalam satu email, Al-Ahmadi menggarisbawahi signifikansi religius kain tersebut sambil berbicara langsung kepada Epstein. Ia menulis "potongan hitam itu disentuh oleh setidaknya 10 juta Muslim dari berbagai denominasi, Sunni, Syiah, dan lainnya".

"Mereka berjalan mengelilingi Ka'bah tujuh putaran, kemudian setiap orang berusaha sebisa mungkin untuk menyentuhnya dan mereka menyimpan doa, harapan, air mata, dan keinginan mereka pada potongan ini. Berharap setelah itu semua doa mereka akan diterima," tambahnya dalam surat.

Surat-menyurat tersebut tidak menjelaskan bagaimana Al Ahmadi mengenal Epstein atau mengapa surat-surat itu dikirim kepadanya. Dalam serangkaian email lain, Al Ahmadi menanyakan kabar Epstein setelah Badai Irma melanda Karibia pada September 2017, ketika pulau pribadinya mengalami kerusakan parah.

Email-email tersebut tidak menunjukkan apakah Al Ahmadi pernah mengunjungi pulau Epstein atau memahami sepenuhnya apa yang terjadi di sana. Dalam pesan lain, asisten Epstein yang sudah lama bekerja dengannya, Lesley Groff, mengirimkan alat uji DNA kepada Al-Ahmadi, namun tidak jelas untuk apa.

Halaman 3>>>> Mantu Trump Yahudi-Mossad

(sef/sef)


Most Popular
Features