Incaran Investor, Harga Tanah di Lombok Terbang 2 Kali Lipat

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
23 March 2022 13:35
Mandalika International Circuit is seen in Mandalika, Lombok Island, Indonesia, Thursday, Nov. 18, 2021. The newly-built circuit is gearing up to host Superbike World Championship on Nov. 19-21. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelaran MotoGP 2022  di Mandalika, Lombok Tengah memang sudah usai pada 20 Maret 2022 lalu. Namun, imbas ekonominya terasa cukup besar. Menurut pengakuan broker properti, banyak calon investor baru yang mulai mencari lahan di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk berinvestasi.

Umumnya mereka berminat untuk berinvestasi di bidang pariwisata.

"Yang hunting ramai memang belum terjadi banyak transaksi, tapi sudah mulai banyak yang tanya spesifiknya tanah, spesifik lagi di kawasan pariwisata. Tapi bukan perkotaan karena itu kurang signifikan," kata Anggota Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) di NTB Bohari Rahman kepada CNBC Indonesia, Rabu (23/3/22).


Karena semakin tingginya minat, maka harga tanah di NTB pun makin melonjak. Beberapa kawasan utama memiliki kenaikan paling signifikan, utamanya di sekitar Mandalika.

"Daerah ring satu Mandalika karena pusatnya, yang tadinya harga tanah Rp1 juta per m2 jadi 2x lipat jadi Rp2 juta/m2 harganya. Atau dari Rp100 juta per 100m2 jadi Rp200 juta per m2," ujar Hari.

Ada perbedaan karakter antara kawasan pariwisata dan perkotaan, dimana kawasan perkotaan lebih banyak ditempati lembaga pemerintah setempat, sementara kawasan pariwisata didominasi oleh berbagai daya tarik pariwisata.

Akibatnya, geliat ekonomi di kawasan pariwisata lebih hidup.

Potensi tersebut yang menjadi incaran para investor. Banyak dari mereka yang berencana untuk membeli lahan untuk kemudian dijadikan hotel hingga homestay.

"Lebih mengarah ke sana karena Lombok lebih dikenal dengan pariwisatanya," sebut Hari.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gokil.. 62 Ribu Orang Bersiap Serbu MotoGP, Mandalika Penuh!


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading