Marquez 'Crash' Hingga Empat Kali, Bakal Absen Dari MotoGP?

News - pgr, CNBC Indonesia
20 March 2022 12:07
Pembalap Spanyol Marc Marquez dari Tim Repsol Honda mengendarai sepeda motornya saat melakukan pemanasan di ajang balap motor Grand Prix Pertamina Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika di Mandalika, Pulau Lombok, Indonesia, Minggu, (20/3/2022). (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Jakarta, CNBC Indonesia - Marc Marquez pebalap dari Repsol Honda pada Siang ini dilarikan ke Rumah Sakit di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal itu setelah Marquez mengalami kecelakaan di sesi pemanasan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3).

Marquez mengalami kecelakaan hebat menjelang akhir sesi pemanasan alias warm up MotoGP Mandalika pada Minggu pagi. Marquez terlempar dari sepeda motor setelah mengalami high side di tikungan 7.

Setelah kecelakaan tersebut Marquez menuju paddock dan tempat peristirahatan tim. Dari tempat peristirahatan tim yang berada di belakang garasi, Marquez kemudian diangkut dengan mobil ke luar area sirkuit.


Tim Repsol Honda kemudian memastikan pembalap berjuluk Ant of Cervera itu melakukan pengecekan kondisi di rumah sakit.

"Setelah jatuh, @marcmarquez93 dibawa ke rumah sakit Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut," cuit twitter resmi Repsol Honda.

Pagi tadi, sekaligus mencatat empat kali marquez mengalami 'Crash'. Pada Jumat Jumat (18/3/2022) kemarin atau FP2 Marquez juga sempat mengalami crash. Setelah itu, pada Sabtunya saat kualifikasi Marquez kembali terjatuh bahkan hingga dua kali.

Kepada sejumlah wartawan, Marquez pun curhat perihal jatuhnya dia hingga dua kali pada Sabtu ini di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Lantaran kejadian menjelang akhir sesi kualifikasi tersebut, Marquez pun harus puas menempati posisi start di urutan ke-14.

"Saya mencoba sesuatu yang mustahil. Benar ada masalah yang tidak terduga sejak FP1 atau FP3 atau campuran dari keduanya. Saat trek benar-benar bersih kami susah sekali berjalan dengan benar," kata Marquez dikutip CNN Indonesia.

"Kecelakaan kedua seharusnya bisa saya hindari. Tetapi, ketika saya melebar, saya tahu itu adalah lap terakhir saya. Dan saya ingin tetap mencobanya," sambungnya kemudian.

Ketika ditanya lebih lanjut, Marquez merasa masih ada kendala pada ban belakang motor. Namun di sisi lain pemilik delapan gelar juara dunia MotoGP itu merasa tidak perlu menyalahkan ban karena para pembalap lain juga menggunakan jenis yang sama.

Tidak berada pada posisi start di baris terdepan membuat Marquez memprediksi balapan MotoGP Mandalika akan berlangsung sulit.

"Hari ini bukan harinya kami, tetapi besok kami akan mencoba mendapatkan suasana hati yang berbeda," ujar Marquez.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tak Enak Badan, Alasan Jokowi Urung Ikut Parade MotoGP


(pgr/pgr)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading