Ada Pengunjung Mal Positif Covid, Pemkot Malang Gerak Cepat

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
08 February 2022 10:00
Antrean kendaraan warga saat tes usap PCR/Antigen  di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jumat (4/2/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Kota Malang bergerak cepat melakukan tes usap (swab test) terhadap seluruh karyawan salah satu supermarket. Tes menyeluruh dilakukan usai adanya cuitan viral terkait pengunjung yang membagikan foto dirinya berbelanja saat berstatus positif Covid-19.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan ada sejumlah catatan yang perlu dibenahi pengelola terkait kondisi protokol kesehatan di supermarket tersebut. Pihaknya pun telah melakukan penindakan atas kejadian ini dan mengambil sejumlah langkah pencegahan agar tidak terulang.

"Tadi kita temukan aplikasi PeduliLindungi tidak dipakai sehingga saya minta berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Untuk swab sudah dilakukan, dari 30 sampel ada satu yang positif dan berikutnya kami tracing bersama puskesmas terkait," ujar Sutiaji dalam keterangan tertulis, Selasa (8/2/2022).


Atas beberapa temuan tersebut pula, Satpol PP Kota Malang langsung memasang segel penutupan sementara terhitung mulai 7 hingga 21 Februari 2022, demi menghindari penularan lebih lanjut. Penutupan sementara ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai perbaikan prokes oleh pengelola.

Terkait penanganan terhadap pengunjung yang viral tersebut, Sutiaji mengungkapkan bahwa Polresta Malang sudah mengidentifikasi dan melakukan langkah pemanggilan kepada yang bersangkutan. Sutiaji menambahkan, temuan ini menjadi pengingat bersama termasuk bagi masyarakat dan para pengelola tempat usaha untuk disiplin menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan prokes lainnya.

"Saya mengimbau kepada semua pengunjung yang sempat berbelanja di sini beberapa hari terakhir untuk aktif melakukan swab. Bagi masyarakat luas saya mengimbau kesadarannya untuk menerapkan prokes. Juga bagi dunia usaha agar ekonomi sama-sama bangkit tolonglah dikuatkan, termasuk memakai aplikasi PeduliLindungi," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Covid 90% Tanpa Gejala, Dinkes Malang Minta Warga Disiplin


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading