Anjlok Rp 40 Juta, Para Crazy Rich Pondok Indah 'Diobral'

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
16 January 2022 14:00
Ilustrasi rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 masih terus menekan harga properti di Jakarta. Daya beli yang menurun membuat pihak penjual rumah 'banting harga' agar properti dagangannya cepat laku terjual.

Salah satu wilayah di Jakarta yang mengalami kontraksi harga adalah Pondok Indah. Ketua DPC Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jakarta Selatan Andria Dian Palupi menyebut ada penurunan harga yang cukup signifikan.

"Di Pondok Indah dulu misal di kawasan Bukit Golf di atas Rp 60 juta/ m2, sekarang lebih turun misal Rp 40 juta - 50 juta/m2," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Kamis (13/1/2022).


Harga tersebut bisa lebih turun lagi jika pemilik rumah sedang membutuhkan uang dengan cepat, yakni menjual dengan harga lebih murah. Misalnya di situs jual beli OLX ada pemilik menjual rumah dengan luas tanah 715 m2 dan luas bangunan 450m2, yakni dengan harga Rp23,5 miliar, artinya harganya Rp23,867 juta/m2, itu pun masih bisa nego.

Pemilik hanya mengklaim harga tersebut hanya menghitung tanah, lokasi rumah di kawasan elite prestisius pondok indah, lokasi asri dan tenang dekat kawasan bukit golf, JIS, RS Pondok Indah.

Meski dibayangi harga murah, namun broker menyebut tetap optimis karena itu bisa membeli peluang dalam menjual aset propertinya. Apalagi Andria menyebut turnover di kawasan Jakarta Selatan untuk Pondok Indah dan Kebayoran masih tergolong tinggi.

"Memang cenderung tertekan dengan situasi orang menjual keputusannya lebih cepat, daripada mereka nggak pegang uang. Harga properti mengalami sedikit depresiasi tapi jatuh banget nggak juga karena daerah tertentu aja," sebutnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Fenomena Rumah Elite Pondok Indah Cs Diobral Makin Marak!


(tps/tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading