Internasional

Corona Malaysia 'Meledak', Kasus Harian Rekor 6.000

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
19 May 2021 16:42
Motorists drive in front of the prime minister's office building in Putrajaya, Malaysia, Friday, Oct. 23, 2020. Malaysian opposition leader Anwar Ibrahim said Friday he was concerned about reports that Prime Minister Muhyiddin Yassi may invoke emergency laws to suspend Parliament and stymie bids to oust his government. (AP Photo/Vincent Thian)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus corona (Covid-19) harian di Malaysia rekor. Untuk pertama kalinya, negara itu mencatat kasus tembus 6.000 sehari.

Melansir Channel News Asia (CNA), Negeri Jiran mencatat ada 6.075 kasus baru pada Rabu (19/5/2021). Rekor ini tertinggi sejak 30 Januari di mana kasus menembus angka 5.728.


Mayoritas kasus berada di Lembah Klang, negara bagian Selangor dan Kuala Lumpur. Masing-masing 2.251 dan 660 kasus. Johor menyumbang 699 kasus sementara Kedah 445 kasus.

Di Kelantan ada 441 kasus baru. Sedangkan di Serawak dan Penang, masing-masing 323 dan 183 kasus. Data resmi, menurut CNA, akan dirilis pemerintah malam nanti.

Malaysia dilanda kenaikan kasus corona sejak pertengahan April. Otoritas kesehatan dalam beberapa hari terakhir telah menghimbau anggota masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan meminimalkan aktivitas yang tidak penting.

"Dokter kami menyuarakan ketidakberdayaan dan frustasi mereka, (dan sedang) berjuang untuk mengamankan tempat tidur ICU untuk pasien mereka di saat-saat yang belum pernah terjadi sebelumnya," cuit Dirjen Kesehatan Dr Noor Hisham pada hari Minggu (16/5/2021) lalu.

Malaysia sendiri telah mengadakan gerakan perintah control pergerakan (MCO) secara nasional. Lockdown mulai berlaku dari 12 Mei hingga 7 Juni 2021.

"Seluruh Malaysia akan kembali ditempatkan di bawah perintah control gerakan," tegas Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dalam sebuah pernyataannya saat itu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading