Proyek LRT Lelet Kayak Siput, Luhut Sampai Turun Tangan!

News - Ferry Sandi , CNBC Indonesia
04 May 2021 18:33
LRT Jabodebek. (Dok: PT KAI) Foto: LRT Jabodebek. (Dok: PT KAI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang belum selesai hingga saat ini mendapat perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Sebagai menteri koordinator yang membawahi transportasi, ia mengevaluasi perkembangan pembangunan LRT Jabodebek pada melalui rapat koordinasi Senin (3/5/21).

Dari rapat koordinasi itu, terungkap progres konstruksi prasarana LRT telah mencapai 86,67 persen pada minggu ke-IV April 2021. Dalam progres per lintas halte Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, Cawang-Bekasi Timur telah mencapai target.


Sedangkan, progres berdasarkan item prasarana, pada prasarana utama (stasiun dan lintas) dan pekerjaan sekunder masih kurang sekitar dua persen dari target. Luhut berharap agar semua pihak dapat mengejar target yang mengalami keterlambatan.

"Diperlukan langkah nyata percepatan untuk mengejar ketertinggalan dan merealisasikan target progres konstruksi di tahun 2021," kata Luhut dalam keterangan resmi, Selasa (4/5/21).

Adapun progres depo secara keseluruhan telah mencapai 33,45 persen dari target 33,17 persen. Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Septian Hario Seto juga menyampaikan bahwa perlu ditingkatkan koordinasi antar semua pihak.

"Perlu ditingkatkan koordinasi dalam pelaksanaan integrasi persinyalan, agar seluruh item pengujiannya terdefinisi dengan jelas, sehingga durasinya dapat direncanakan dengan baik," jelas Seto.

Evaluasi terkait pembangunan LRT Jabodebek akan dilanjutkan setelah hari lebaran nanti. Diharapkan seluruh pihak dapat mempercepat ketertinggalan target.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading