Internasional

Resmi! Pahlawan Corona Dilantik Jadi Presiden Baru Vietnam

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
05 April 2021 12:51
Vietnamese Prime Minister Nguyen Xuan Phuc waves after concluding the signing ceremony of the Regional Comprehensive Economic Partnership, or RCEP, trade agreement in Hanoi, Vietnam on Sunday, Nov. 15, 2020. China and 14 other countries agreed Sunday to set up the world’s largest trading bloc, encompassing nearly a third of all economic activity, in a deal many in Asia are hoping will help hasten a recovery from the shocks of the pandemic. (AP Photo/Hau Dinh)

Jakarta, CNBC IndonesiaVietnam kini memiliki presiden baru. Nguyen Xuan Phuc, resmi dilantik sebagai presiden, Senin (5/4/2021).

Ia sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri dan dianggap berhasil menekan corona di negeri tersebut. Lelaki 65 tahun itu berhasil memenangkan suara hampir 500 anggota majelis nasional atau sekitar 97,5%.


"Saya beruntung dan terhormat," kata Phuc setelah mengangkat sumpah sebagaimana dilansir dari AFP.

Ia juga bersumpah akan setia ke bangsa, rakyat dan konstitusi. Termasuk bekerja keras untuk memenuhi tugas yang diberikan partai.

Phuc adalah satu-satunya kandidat yang dicalonkan sebagai presiden di negeri yang dijalankan Partai Komunis Vietnam (CPV) itu. Presiden sebelumnya, Nguyen Phu Trong, yang juga dicalonkan, mengundurkan diri.

Trong sendiri menjadi presiden setelah pendahulunya mendadak meninggal. Ia kini ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Partai sejak Januari.

Sementara itu Majelis Nasional Vietnam mengatakan ini adalah pertama kali seorang perdana menteri dinominasikan sebagai presiden. Meski ada ribuan kasus Covid-19 tercatat di Kementerian Kesehatan Vietnam, namun angka kematian hanya sebanyak 35 orang.

Ekonomi Vietnam juga tetap tumbuh positif kala negara lain kontraksi alias tumbuh negatif, 2,9% di 2020. Vietnam bahkan mengalahkan ekonomi China yang juga tumbuh positif 2,3%.

Selain corona Phuc dianggap sukses mengelola hubungan baik dengan AS selama Donald Trump berkuasa. Hubungan dagang dan bisnis kedua negara pun sangat masif dengan nilai perdagangan yang melonjak mencapai US$ 100 miliar, atau pertama kali dalam sepanjang sejarah Negeri Paman Ho tersebut.

Sementara itu, sumber mengatakan posisi Perdana Menteri Vietnam akan diberikan ke Pham Minh Chinh. Ia sebelumnya menjabat menteri keamanan.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading