Ada Lagi yang Turunkan Proyeksi Ekonomi RI, Kali Ini Siapa?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
25 February 2021 13:42
Fenomena mall sepi di Ibu Kota Jakarta belakangan ini kembali ramai diperbincangkan. Pasalnya, banyak pusat perbelanjaan yang berlokasi di tengah kota justru sepi dari pengunjung. Mal Grand Paragon adalah salah satunya. Lokasi yang strategis tidak lantas membuat mal yang berdempetan dengan hotel dengan nama sama itu ramai dikunjungi. Mal Grand Paragon yang terletak di Jalan Gajah Mada tepat di sebrang Halte Transjakarta Mangga Besar. Dari pantauan CNBC Indonesia dilokasi masih terdapat toko toko di Mal Grand Paragon yang didatangi seperti Ace Hardware dan bazar pakain. Pihak penjaga (securty) yabg tidak mau disebutkan namanya menjelaskan

Jakarta, CNBC Indonesia - Satu demi satu lembaga merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021. Sayangnya, revisi itu bukannya dinaikkan tapi diturunkan.

Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, sampai Bank Indonesia (BI) ramai-ramai merevisi ke bawah perkiraan pertumbuhan ekonomi Tanah Air tahun ini. Kini ada satu lagi yang melakukan hal yang sama, yaitu lembaga pemeringkat (rating agency) Moody's Investor Services.


Dalam proyeksi terbarunya, Moody's memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia 2021 berada di 4,5%. Lebih rendah ketimbang 'ramalan' yang dibuat November 2020 lalu yaitu 4,7%.

growthSumber: Moody's Investor Services

"Dampak pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) terhadap sektor usaha dan negara berbeda-beda. Krisis akibat pandemi ini masih akan menjadi tantangan bagi ekonomi dunia dalam lebih dari dua tahun ke depan," sebut laporan Moody's.

Mengapa banyak lembaga yang rasa optimismenya terhadap Indonesia agak memudar? Memangnya apa salah dan dosa Indonesia?

Halaman Selanjutnya --> Pandemi Corona di Indonesia Masih Mengkhawatirkan

Pandemi Corona di Indonesia Masih Mengkhawatirkan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading