Siap-siap Bulan Depan Harga Mobil Bekas Avanza Cs Anjlok!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
20 February 2021 16:55
Penjualan Mobil Bekasi di WTC Mangga Dua (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebijakan baru Pemerintah dalam relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru rupanya mengancam bisnis mobil bekas. Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer mengatakan akan ada potensi penurunan harga pada masa-masa awal relaksasi yang berlangsung Maret mendatang.

"Di awal-awal (akan) ada penyesuaian harga, karena mobil baru turun, pasti harga mobil bekas terutama tahun muda turun juga," katanya kepada CNBC Indonesia pada Rabu (17/2/2021).

"Kalau mobil bekas nggak turunin harga, kita nggak jualan. Karena harganya dekat, misal mobil bekas 2020 dengan mobil baru 2021."


Harga bekas mobil sejuta umat, Toyota Avanza bahkan diproyeksikan akan jatuh. Meski penurunan harga itu bergantung diskon pada mobil baru setelah adanya relaksasi PPnBM, dan juga tahun keluaran mobil bekas,

Saat ini, harga mobil Avanza baru yang termurah mulai dari Rp 202.7 Juta untuk tipe Avanza 1.3 E MT, serta termahal hingga Rp 230.35 Juta untuk tipe Avanza 1.5 G MT.

Sementara harga mobil bekas Avanza kini di angka Rp 160 jutaan untuk tahun 2018, maka setelah adanya relaksasi bukan tidak mungkin harganya bisa menjadi Rp 140 juta hingga Rp 150 jutaan. Begitu juga dengan Avanza bekas tahun lebih anyar di 2019, dari Rp 170 juta bisa menjadi Rp 150 juta hingga Rp 160 jutaan.

"Mungkin 2018, 2019, 2020 yang 3 tahun itu akan koreksinya sesuai mobil baru. Kalau sudah di atas 5 tahun, misalnya mobil baru turun harga Rp 10 juta. Mungkin 2015 turunnya Rp 3 juta, Rp 2 juta," paparnya.

"Ini kan harganya sudah jauh banget. Avanza 2016 saja cuma Rp 130 jutaan, Avanza baru Rp 200 juta lebih, ada yang Rp 220 juta. Harganya sudah beda Rp 100 juta, jadi koreksinya nggak akan dalam juga, nggak akan kebanting dengan yang mobil barunya."

Penurunan PPnBM sendiri bakal membuat harga mobil baru terdiskon hingga puluhan juta. Kebijakan baru ini lebih berpotensi membuat masyarakat membelanjakan uangnya pada mobil baru dibandingkan mobil bekas.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ada PPnBM & DP 0%, Mobil Bekas Makin Hancur Lebur?


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading