Diskon PPnBM Mau Kelar, Pedagang Mobil Bekas Siap-siap Cuan!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
17 March 2022 09:05
Bursa Mobil Blok M Mall, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pekan jelang akhir kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yakni pada akhir Maret 2022 nanti, pasar mobil bekas mulai dilirik konsumen. Pasalnya, beberapa jenis mobil baru yang mendapat relaksasi PPnBM sudah kehabisan stok.

Namun, pilihan utama dari segmen ini masih sangat terbatas, yakni di kelas multi purpose vehicle (MPV). Pilihan ini tidak lepas karena mobil ini bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga dengan jumlah penumpang yang besar.

Selain itu, mobil MPV pun bisa menerjang berbagai medan. Beberapa model mobil bekas masih didominasi mobil-mobil yang paling laris seperti Innova dan Avanza hingga Brio.

"Samalah ya, Innova, Avanza, Brio, CR-V juga ya kurang lebih itu-itu aja lah, mobilnya sama. Jadi kita lihat top mobil barunya apa, ya mobil bekasnya itu. Karena kan umumnya dijual 3-7 tahun," ungkap CEO OLX Group Indonesia Johnny Widodo dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/3/2022).


Ia mengklaim pasar mobil bekas bakal tumbuh dalam waktu dekat, utamanya akibat kebutuhan kendaraan untuk Bulan Ramadhan dan Idul Fitri juga meningkat. Secara keseluruhan, permintaan di tahun ini juga bakal meningkat.

"Kalau bicara prediksi tahun 2022 ini permintaan mobil bekas akan naik dua sampai tiga persen, dibandingkan tahun lalu," sebut Johnny.

Di sisi lain, pada era pandemi masyarakat lebih cenderung untuk menggunakan kendaraan pribadi dalam beraktivitas. Meski ada tekanan akibat relaksasi PPnBM yang menyebabkan masyarakat memilih mobil baru, namun segmen mobil bekas diklaim kecipratan untung.

"Permintaan di mobil bekas mengikuti penjualan di mobil baru, karena setelah tiga sampai tujuh tahun biasanya pemilik akan menjual lagi," kata Johnny.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Avanza Cs Terancam Tak Dapat PPnBM 0%, Ini Kata Bos Daihatsu!


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading