LRT Jabodebek Molor ke 2022 Ternyata Gara-Gara Ini

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
11 November 2020 13:25
Foto aerial suasana Stasiun LRT, Light Rapid Transit di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu (12/8/2020). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyelesaian Pembangunan Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit atau LRT Jabodebek diperkirakan akan mundur ke Juni 2022. Pasalnya, sampai saat ini proyek tersebut belum juga selesai konstruksi yang awalnya ditargetkan selesai 2021.

Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson mengakui terdapat kendala dalam pengerjaan proyek tersebut. Hal ini disampaikan di sela acara bertajuk Seremonial Penyambungan Jembatan Bentang Panjang Dukuh Atas dan Penyerahan Rekor MURI U-Shape Girder. Acara ini berlangsung di lokasi proyek longspan Dukuh Atas.

"Memang dibandingkan rencana awal ada kemunduran akibat pembebasan tanah dan penetapan lokasi di lokasi ini," ujarnya, Rabu (11/11/20).


Kendati demikian dia mengaku bersyukur secara umum tahapan proyek masih on schedule. Dia menjelaskan bahwa terdapat beberapa lintas LRT Jabodebek yang digarap bertahap.

"Pertama dari Cawang-Cibubur, kemudian kedua adalah Cawang-Dukuh Atas, ketiga Cawang Bekasi Timur dengan panjang 44 Km. Alhamdulilah kita mengerjakannya masih sesuai schedule," bebernya.

Ke depan, pihaknya juga bakal mengerjakan lintas Dukuh Atas-Senayan dan Dukuh-Grogol. Proyek ini juga bakal tersambung hingga ke Bogor.

Mengenai molornya proyek ini pernah dijelaskan Direktur Operasi 2 Adhi Karya Pundjung Setya Brata. Dia menjelaskan mundurnya penyelesaian proyek LRT Jabodebek dipengaruhi oleh landemi Covid-19 dan molornya pembebasan lahan untuk depo.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading