Internasional

Bukan Lockdown, Ini Jurus Merkel Perangi Covid-19 di Jerman

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
01 October 2020 19:20
German Chancellor Angela Merkel holds the annual summer news conference in Berlin, Germany, July 20, 2018. REUTERS/Fabrizio Bensch      TPX IMAGES OF THE DAY

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus virus corona (Covid-19) kembali melonjak di Jerman. Pada Selasa (29/9/2020), Badan Kesehatan Masyarakat Jerman melaporkan 2.089 kasus Covid-19 baru dan 11 kematian.

Namun, Kanselir Angela Merkel mengatakan dirinya tidak akan lagi mengunci (lockdown) Jerman secara menyeluruh sebagai langkah mencegah penyebaran wabah.


"Kami ingin bertindak secara regional, secara spesifik dan sengaja, daripada menutup seluruh negara lagi - ini harus dicegah dengan segala cara," kata Merkel pada konferensi pers Selasa, setelah bertemu dengan para pemimpin regional, sebagaimana dilaporkan Deutsche Welle.

"Kami telah belajar banyak dan melakukannya dengan baik sepanjang musim panas," kata Merkel lagi, mengutip CNBC International.

Merkel mengatakan, dengan tingkat infeksi saat ini, Jerman kemungkinan akan mencatatkan lebih dari 19.000 kasus per hari pada akhir tahun. Untuk itu, ia kembali mengimbau warganya untuk tetap menjaga jarak sosial dan kebersihan pribadi, serta meminta pemerintah semakin meningkatkan sistem uji-dan-lacak.

"Strategi yang mendasari masih menjaga infeksi cukup rendah sehingga pelacakan rantai infeksi tetap memungkinkan, yang penting jika sekolah dan ekonomi tetap buka," kata ekonom kawasan euro JPMorgan Greg Fuzesi, Selasa.

Dia juga mengatakan bahwa strategi tersebut memiliki tiga elemen, yaitu fokus kembali pada aturan kebersihan dan jarak yang ada, sistem uji-dan-lacak, dan peningkatan "strategi hotspot".

Secara keseluruhan saat ini Jerman memiliki 290.466 kasus dengan 9.556 kematian dan 256.000 sembuh.

[Gambas:Video CNBC]


[Gambas:Video CNBC]

(res/res)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading