Disentil Jokowi, Prabowo Akhirnya Pamer Tunggangi 'Maung'

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
13 July 2020 09:20
Instagram Prabowo Subianto

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memamerkan peralatan perang terbaru buatan dalam negeri. Melalui akun Instagramnya, Prabowo mengunggah gambar sedang menunggangi kendaraan Rantis.

"Saya dan tim dari PT PINDAD mencoba kendaraan Rantis 4X4 yang kami beri nama Maung," tulis Prabowo dalam unggahannya, Minggu (12/7/20) malam.

Sebagai informasi, penamaan Maung diambil dari bahasa Sunda yang berarti harimau. Dalam gambar tersebut, tampak Prabowo membawa sendiri kendali setir Maung.


"Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan, agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh," imbuh Prabowo.

[Gambas:Instagram]



Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) karya anak bangsa untuk kembali menggeliatkan aktivitas ekonomi nasional.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memimpin rapat terbatas secara tertutup pada Selasa (7/7/2020). Pernyataan Jokowi dalam rapat diunggah melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, seperti dikutip Kamis (9/7/2020).

"Saya titip, beli produk dalam negeri. Misalnya di Kemenhan, bisa saja beli di DI, beli di Pindad, beli di PAL, yang bayar di sini ya yang cash, cash, cash APBN. Beli produk dalam negeri. Saya kira pak Menhan lebih mengetahui mengenai ini," jelasnya.

Jokowi menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengerem impor. Eks Gubernur DKI Jakarta itu menginginkan seluruh kementerian dan lembaga mempergunakan belanjanya untuk produk made in Indonesia.

"Saya kira belanja ke luar, rem dulu. Beli belanja yang produk kita, agar apa? Ekonomi kena trigger, bisa memacu growth kita," kata Jokowi.

Jokowi lantas menyinggung sejumlah penyelenggara negara yang mendapatkan jatah alokasi anggaran cukup besar. Selain Kementerian Pertahanan, ada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Perhubungan.

"Sekali lagi, percepat belanja. Belanjanya produk dalam negeri," tegas eks Walikota Solo tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading