2020 Penuh Konflik, Giliran India vs China, Bisa WW III?

News - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
19 June 2020 16:18
An Indian army soldier guards atop one of the vehicles as an army convoy moves on the Srinagar- Ladakh highway at Gagangeer, north-east of Srinagar, India, Wednesday, June 17, 2020. Indian security forces said neither side fired any shots in the clash in the Ladakh region late Monday that was the first deadly confrontation on the disputed border between India and China since 1975. China said Wednesday that it is seeking a peaceful resolution to its Himalayan border dispute with India following the death of 20 Indian soldiers in the most violent confrontation in decades. (AP Photo/Mukhtar Khan)

Jakarta, CNBC Indonesia - China dan India belum lama ini terlibat bentrok di perbatasan hingga menelan korban jiwa. Hubungan kedua negara itu kini retak dan tensi geopolitik pun meninggi.

Bentrokan antara India dengan China terjadi di Lembah Galwan, Ladakh, India, Senin (15/6/2020) yang merupakan perbatasan antara kedua negara. Kala itu dua perwira dan satu prajurit tentara India dinyatakan tewas dalam pertempuran.

Bentrokan tersebut terus tereskalasi. Kabar terbaru menyebutkan sudah ada 20 tentara India yang tewas dalam kerusuhan itu. Hal ini mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan masyarakat India.


Bahkan warga India, sebagaimana ditulis The New York Times, turun ke jalan menyerukan aksi protes meminta pemboikotan China.

Massa menghancurkan televisi buatan China di jalan dan menginjak-injak foto presiden China Xi Jinping. Seorang menteri di pemerintahan bahkan menyerukan restoran-restoran China ditutup.

Beijing dan Delhi saling menyalahkan karena bentrokan ini. Kawasan yang disengketakan adalah Lembah Galwan, yang terletak diantara Ladakh yang jadi bagian India dan Tibet yang jadi bagian China.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India, Anurag Srivastava mengatakan bentrokan muncul karena ulah China. "Bentrokan muncul dari upaya China untuk mengubah status quo secara sepihak di perbatasan," katanya.

Sementara dikutip dari South China Morning Post, China mengatakan India masuk ke kawasannya secara ilegal. "Mereka dengan sengaja memprovokasi serangan," kata Juru Bicara pasukan China yang bertugas, Zhang Shuli.

Sebenarnya, perseteruan kedua negara di wilayah itu sudah terjadi sejak 1962. Setelah terakhir memakan korban 4 tentara India di tahun 1975, korban jiwa baru terjadi lagi sekarang.


Meski tak diperkenankan menggunakan senjata api, bentrok terus terjadi di perbatasan dengan tangan. Namun pada Senin, analis militer India menyebut China menggunakan pentungan bertabur paku untuk melukai tentara India.

Sementara itu, pimpinan redaksi media nasional China mengatakan India telah salah dalam menilai China dan perlu sadar diri. Hal ini diutarakan Editor-in-Chief Global Times Hu Xijin, dalam sebuah video singkat yang diposting di Twitter media tersebut, Jumat (19/6/2020).

"Mereka berpikir bahwa karena India telah menjadi kekuatan yang kuat, dan Amerika Serikat secara strategis telah menarik India ke sisinya, negara ini sekarang memiliki modal untuk menjadi tangguh dalam perselisihan dengan China," katanya.

"Beberapa orang India bahkan dengan arogan percaya bahwa India sekarang mampu mengalahkan China dalam konflik militer. India perlu sadar diri."

India dan China merupakan dua negara tetangga yang sama-sama dihuni oleh lebih dari 1 miliar penduduk. Militer keduanya juga masuk ke dalam top 10 terkuat di dunia versi Global Fire Power.

Kekuatan militer China berada di peringkat ketiga setelah Negeri Paman Sam dan Rusia, kemudian di posisi keempat ada India yang menyusul. Militer China memang masih lebih diunggulkan jika dibandingkan India.

Meski secara jumlah personel militer, China kalah jumlah dari India, tetapi kelengkapan alutsista untuk angkatan udara (AU), darat (AD) hingga laut (AL) Negeri Tiongkok memang lebih unggul dari segi jumlah.

Anggaran pertahan China juga jauh lebih besar dari anggaran militer India. Nominalnya nyaris 4x total anggaran militer India. 

Militer China Jadi Sorotan Dunia
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading