Mantap, Pak Anies! PSBB Bikin Kasus Corona Melambat Drastis

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
29 April 2020 04:22
Polisi lalu lintas dan Dishub melaksanakan pengawasan dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jalan Lebak Bulus, Jakarta Selatan (10/4/2020). Polantas dan Dishub menyetop bagi pengendara motor atau mobil yang tidak menggunakan masker dan mengingatkan kewajiban warga untuk memakai masker dan aturan penumpang dalam satu kendaraan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam menangani pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19), pemerintah Indonesia memilih menggunakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Daerah yang ingin menerapkan PSBB harus mendapat restu dari pemerintah pusat cq Kementerian Kesehatan.

Daerah pertama yang mendapat lampu hijau untuk melaksanakan PSBB adalah Provinsi DKI Jakarta. Penerapan PSBB di Ibu Kota tertuang dalam Peraturan Gubernur No 35/2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta yang mulai berlaku 10 April 2020.

Dalam pasal 3 ayat (3), Gubernur Anies Rasyid Baswedan menginstruksikan kepada warga untuk melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBR) dan menggunakan masker saat berada di luar rumah. Kemudian pada ayat (4) tertulis pembatasan aktivitas luar rumah yang dibatasi adalah kegiatan belajar/mengajar di sekolah dan institusi pendidikan lainnya, aktivitas bekerja di tempat kerja, aktivitas keagamaan di rumah ibadah, kegiatan di tempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial-budaya, serta pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi.


"Bapak Gubernur DKI telah melaporkan kepada Presiden tentang hasil yang dicapai selama pelaksanaan PSBB. Saat ini telah mengalami flat dan kita doakan semoga tidak terlalu banyak kasus positif yang terjadi. Ini diakibatkan karena PSBB yang telah berjalan dengan baik," kata Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, awal pekan ini.


Data menunjukkan setelah penerapan PSBB kasus corona memang masih bertambah. Pada 10 April, total pasien positif corona di Jakarta adalah 1.810 orang dan pada 27 April bertambah menjadi 3.950 orang.

Namun jika dilihat dari persentase pertumbuhan kasus secara harian, terlihat penerapan PSBB memberi dampak yang sangat signifikan. Sepanjang 12 Maret-10 April, rata-rata kenaikan kasus harian adalah 15,36%. Pada 11 April-17 April, reratanya menurun drastis menjadi 4,54%. Wow...

 


NEXT >> EKONOMI MATI SURI (Halaman Selanjutnya)





Namun Ekonomi Mati Suri
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading