Melalui SBN, Freelancer Juga Bisa Berkontribusi Untuk APBN

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
05 March 2020 20:09
DJPPR Kemenkeu berupaya meningkatkan basis investor ritel terutama di generasi milenial.
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) berupaya meningkatkan basis investor ritel terutama di generasi milenial. Apalagi generasi milenial juga lekat dengan adanya profesi baru di sektor informal, seperti pekerja lepas (freelance).

Meski berbeda dari yang ada sebelumnya, adanya profesi baru ini juga berpotensi menyumbang pada pertumbuhan ekonomi. Selama ini pertumbuhan ekonomi kebanyakan tercatat dari sektor formal, padahal sektor informal pun terus tumbuh pesat.

"Kalau nanti sektor informal tidak tercatat, berarti ekonomi di bawah statistik yang tercatat selama ini," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman di InFest 2020 (an Inclusive Festival by DJPPR) di Kota Malang, Kamis (05/03/2020).




Memetakan pertumbuhan sektor informal menurut Luky cukup sulit dibandingkan sektor formal. Dia mencontohkan toko ritel offline pertumbuhannya mudah terdeteksi dari aspek perpajakan. Sementara e-commerce sulit dideteksi karena belum ada aturan pajaknya.

Hal ini juga berlaku untuk profesi di sektor informal seperti pekerja lepas, yang juga bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Bahkan freelancer pun bisa berkontribusi pada APBN melalui pembelian surat berharga negara (SBN) ritel, yang konvensional maupun berbasis syariah.

"Baru-baru ini kan Sukuk Negara Ritel seri SR-012. Kenapa investasi sukuk ritel, kenali fiturnya apa, kalau cocok bisa jadi pilihan investasi. Sukuk ritel aman dijamin pemerintah, dan tidak asal syariah tetapi dapat fatwa dari MUI," katanya.


Luky menyatakan dari hasil penerbitan sukuk sebelumnya digunakan pembangunan sekolah dan Perguruan Tinggi umum atau berbasis Islam. Selain itu juga membangun infrastruktur, Asrama Haji, KUA, dan jembatan.

Dia juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan APBN yang dilakukan Pemerintah dan bagaimana Pembiayaan APBN dimanfaatkan secara produktif untuk memberikan kemaslahatan bagi masyarakat serta untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan di seluruh tanah air.


[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading