Internasional

Maskapai Penerbangan Ini Bangkrut karena Corona

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
05 March 2020 13:41
Maskapai penerbangan terbesar di Inggris, Flybe, jatuh bangkrut akibat corona.
Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu maskapai penerbangan terbesar di Inggris, Flybe, jatuh bangkrut akibat semua penerbangannya macet karena virus corona.

Dalam pernyataan di situs web, Flybe yang memiliki 2.000 karyawan, menyatakan telah memasuki proses administratif dan gagal mengatur penerbangan alternatif untuk para penumpang.




"Semua penerbangan telah dibatalkan dan bisnis Inggris telah menghentikan perdagangan dengan efek langsung," kata maskapai itu, dilansir dari AFP, Kamis (4/3/2020).

Sebelumnya, Flybe sempat selamat dari kehancuran pada Januari lalu. Perusahaan diberikan pembebasan pajak oleh pemerintah Inggris.

Namun Flybe gagal memulihkan peruntungan akibat permintaan yang lemah. Belum persaingan yang ketat.

Pengumuman itu keluar beberapa jam setelah Inggris melaporkan kemungkinan bangkrutnya maskapai itu. Pasalnya Flybe gagal mendapatkan pinjaman negara sebesar 100 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun) untuk membantu menstabilkan bisnis.



Dikutip BBC, dampak COVID-19 pada bisnis perjalanan bisnis memperburuk situasi. Sementara Bloomberg News melaporkan bahwa tidak ada kesepakatan yang dapat dicapai mengenai bailout terkait virus jadi sebab lain

Flybe adalah operator terbesar penerbangan domestik Inggris. Maskapai tanpa embel-embel ini mengangkut sekitar delapan juta penumpang setiap tahun dan terbang dari 43 bandara di seluruh Eropa dan 28 bandara di Inggris.

Flybe dimiliki oleh konsorsium Connect Airways. Konsorsium ini dipimpin oleh Virgin Atlantic dan juga termasuk perusahaan investasi Cyrus dan spesialis infrastruktur Stobart.

Penangguhan pajak Flybe awal tahun ini dikeluhkan sejumlah maskapai pesaing, British Airways IAG. Perusahaan mengeluh kepada Uni Eropa bahwa mereka menerima sudah diperlakukan negara dengan tidak adil.

Pemerintah mengatakan bantuannya tidak melanggar aturan UE dan bantuan itu didasarkan pada pentingnya layanan domestik perusahaan dan ketergantungan ekonomi regional pada mereka.

[Gambas:Video CNBC]





Artikel Selanjutnya

Gagal Bayar Utang, Maskapai Tertua Kedua Dunia Ini Bangkrut


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading