Hyundai Siapkan Mobil Listrik Sekali Charge Bisa 250 Km

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
27 January 2020 19:58
Hyundai mencoba menekan harga mobil listrik dengan kemampuan daya jelajah lebih rendah.
Jakarta, CNBC Indonesia- Demi menekan harga produksi produsen kendaraan asal Korea Selatan, Hyundai, menyiapkan mobil listrik yang bisa menempuh 250 km dalam sekali pengisian daya listrik. Saat ini mobil listrik Hyundai ada yang bisa mencapai 370 km dalam sekali pengisian daya, tapi harganya masih cukup tinggi.

"Mungkin nanti kalau baterainya dikurangi, harganya juga bisa turun. Kami bisa kembangkan dengan dengan baterai 200 kwh, daya tempuhnya sekitar 250 km," kata Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia Sung Jong Ha, Senin (27/01/2020).

Nantinya Hyundai pun tidak terburu-buru memproduksi mobil listriknya di Indonesia, melainkan melihat perkembangan permintaan. Sung Jong Ha mengatakan sebenarnya kombinasi permintaan Indonesia dan Negara Asean lainnya sangat menjanjikan.


"Sementara akan diimpor dari luar, tapi mungkin nantinya bisa diproduksi di sini. Produksinya di Indonesia akan bergantung pada demand, kalau permintaannya kami rasa cukup besar di Indonesia kita bisa produksi," katanya.

Dia menilai pasar mobil listrik di Indonesia sebenarnya sangat positif dan menjanjikan. Apalagi pemerintah Indonesia menggerakkan hadir nya electric vehicle (EV), untuk itulah Hyundai berani berinvestasi untuk pabrik baru di Indonesia.



Sebenarnya mobil listrik Hyundai model Ioniq telah mengaspal di Indonesia melalui kerja sama dengan Grab, dalam pengadaan Grab Car Electric. Meski saat ini baru menjual model ini ke Grab, kedepannya Hyundai membuka potensi melakukan peninjauan kembali.

"Kalau untuk harganya belum diputuskan," katanya.

Hyundai Motor Company memilih untuk berkomitmen berinvestasi dengan membangun pabrik di Indonesia senilai USD 1,55 Miliar atau setara Rp 21 Triliun. Hal itu ditandai dengan MOU Hyundai dengan Pemerintah Indonesia kemarin usai mengunjungi pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan, akhir November 2019.


[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading