Dikritik Gaptek, Gimana Penampilan Ivanka Trump di CES 2020?

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
08 January 2020 20:06
Dikritik Gaptek, Gimana Penampilan Ivanka Trump di CES 2020?
Jakarta, CNBC Indonesia - Ivanka Trump, putri dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, tampil dengan baik di acara teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2020, meski sebelumnya ia menuai banyak kritik karena dipilih menjadi pembicara utama (keynote speech) dalam acara tersebut, Selasa (7/1/2020).
 
Ivanka dikritik lantaran dianggap tidak memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam hal teknologi alias gagap teknologi/gaptek.
 
Salah satu pihak yang dengan gamblang mengkritik Ivanka adalah analis teknologi Carolina Milanesi. Dalam sebuah kolom di Forbes pada 31 Desember, ia menulis bahwa memilih Ivanka sebagai pembicara utama adalah sebuah pilihan yang salah karena ada banyak wanita lainnya yang lebih ahli di bidang teknologi.
 
"Ada lebih banyak wanita yang bergerak di bidang teknologi dan pengusaha yang dapat mengajari Trump mengenai bagaimana teknologi akan berdampak pada masa depan pekerjaan," tulis Milanesi, mengutip CNet.
 

"Saya rasa saya tidak adil untuk percaya bahwa Trump tidak berhenti dan berpikir jika dia adalah wanita terbaik untuk pekerjaan itu sebelum menerima undangan dari CTA (Consumer Technology Association)."
 
Sebelumnya, kehadiran Ivanka ditujukan untuk menghapuskan kritik yang biasanya didapat CES, lantaran acara ini jarang menghadirkan pembicara wanita dalam beberapa tahun terakhir.
 
Meski begitu, dalam kesempatan itu, Ivanka bisa membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan. Ia membahas tentang peran teknologi dalam menciptakan dan membantu tenaga kerja di masa depan, sebagaimana dilaporkan The Guardian.
 
"Mengapa kamu tidak bisa mendapatkan gelar sekolah menengahmu terverifikasi dan ada di teleponmu, jadi seorang bos tidak perlu menelepon sekolah menengahmu?" katanya dalam satu kesempatan.

BBC News melaporkan, Ivanka juga membahas mengenai kegunaan teknologi dalam membuka lebih banyak peluang untuk membantu mereka yang tidak memiliki gelar sarjana agar dapat memasuki dunia kerja.

"Dan dia mendapat tepuk tangan meriah karena memuji aturan cuti lahiran yang mendapat gaji, untuk pekerja pemerintah AS." tulis BBC.



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading