Bappebti Kembali Blokir Binomo, Agar Jutaan Orang Tak Tertipu

Tech - Efrem Limsan Siregar, CNBC Indonesia
08 January 2020 19:12
Bapeppti kembali memblokir situs Binomo yang hadir dengan nama situs baru.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kembali memblokir situs Binomo bersama dengan 53 situs entitas ilegal di bidang perdagangan berjangka komoditi.

Situs Binomo sempat menarik perhatian masyarakat beberapa bulan lalu karena menjanjikan potensi keuntungan menggiurkan dari bermain forex (foreign exchange). Namun entitas ini tak dapat persetujuan Bappebti sehingga dua situs Binomo sebelumnya yaitu https://binomo.net dan https://binomo.com diblokir.


Meski sudah diblokir, Binomo kembali muncul dengan alamat situs lain. Dari pengamatan dan pemantauan Bappebti, situs web Binomo muncul kembali dengan alamat https://www.binomo.org dan https://www.binomo.binaryoptionindo.com.


Karena itu, pada November 2019 Bappebti bekerja sama dengan Kemenkominfo kembali memblokir situs web Binomo tersebut.

Bappebti Kembali Blokir Binomo, Jangan Sampai Jutaan Orang TeFoto: BINOMO (Ist)

"Bappebti secara rutin melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap entitas ilegal yang melakukan penawaran kontrak berjangka tanpa memiliki izin dari Bappebti," kata Kepala Bappebti Tjahya Widayanti dalam keterangan pers yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (8/1/2020).

Tjahya mengatakan, pemblokiran dilakukan untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal. Ada potensi kerugian kepada masyarakat. Langkah ini juga diambil untuk mewujudkan persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perdagangan berjangka.


Total domain yang telah diblokir Bappebti sepanjang tahun 2019 sebanyak 253 domain.

Tjahya menjelaskan, penawaran investasi ilegal biasanya ditujukan kepada masyarakat awam atau investor pemula. Investasi ini punya risiko tinggi. Memang ada potensi keuntungan besar, namun investor juga bisa mengalami kerugian yang besar, bahkan dana investasi dapat hilang seketika.

"Masyarakat agar berhati-hati dengan penawaran investasi dengan menjanjikan keuntungan di luar kewajaran dalam waktu singkat tanpa menjelaskan risiko kerugian yang juga besar," kata Tjahya mengimbau.


Sementara itu, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan M Syist mengingatkan modus yang tengah tren saat ini adalah menawarkan opsi biner atas kontrak komoditas seperti emas dan kontrak mata uang.

Modus lama yang masih digunakan yaitu investasi berkedok forex dengan menjanjikan pendapatan tetap dalam bentuk paket-paket investasi yang mendompleng legalitas pialang berjangka yang memiliki izin usaha dari Bappebti dan menjadi introducing broker (IB) dari pialang luar negeri.


"Sebelum memilih instrumen investasi, masyarakat perlu mempelajari terlebih dahulu mengenai untung dan rugi, tidak mudah tergiur penawaran dengan janji-janji untung yang tinggi, serta selalu melakukan pengecekan legalitas pialang berjangka," kata Syst.

Ia menambahkan, untuk mengetahui legalitas pialang berjangka, masyarakat dapat mengakses situs Bappebti di https://www.bappebti.go.id.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading