Kisah Bintang Binomo: Hidup Ngekos Rp 650 Ribu Sebulan

Tech - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
30 November 2019 15:40
Kisah Bintang Binomo: Hidup Ngekos Rp 650 Ribu Sebulan Foto: Iklan Binomo (Ist)
Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi Anda penggemar setia Youtube, maka anda pasti tidak akan asing dengan kalimat ini, "Jutaan orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka bisa menghasilkan US$1.000 dollar per hari tanpa meninggalkan rumah dan Anda adalah salah satu dari mereka."

Yups, penggalan kalimat tersebut adalah iklan Binomo, yakni tawaran produk investasi yang beberapa waktu lalu booming di aplikasi YouTube. Iklan ini mengajak penontonnya untuk berinvestasi tanpa bersusah payah dengan imbal hasil yang tidak masuk akal.


Budi Setiawan adalah nama pria dalam video tersebut yang ternyata  nama aslinya adalah Yosua Putra. Lalu seperti apa kehidupan aslinya? Apakah dia seorang trader (pialang) profesional yang menghasilkan pendapatan dari instrumen pasar keuangan?


Ternyata tidak. Mengutip InsertLIVE, Jumat (29/11/2019), Yosua Putra mengatakan Budi Setiawan merupakan sosok fiktif. Ia bukanlah seorang trader profesional melainkan hanya seorang musisi yang berdomisili di Bali.

Kisah Bintang Binomo: Hidup Ngekos Rp 650 Ribu SebulanFoto: BINOMO

"Gue tinggal di Bali, lifestyle gue asyik di sana. Bangun, surfing, di kosan," ujar Yosua Putra.

"Oh, jadi lu ngekos?," tanya seseorang dalam video tersebut. "Ngekos Rp 650 ribu sebulan, serius, sama listrik Rp 800 ribu lah."


"Gue tuh susah men!" tegas Yosua.

Sebelumnya, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan (Bapeppti) menyatakan Binomo sebagai produk investasi ilegal karena tak berizin dan memblokir situs Binomo.com dan Binomo.net.


"Berdasarkan pemantauan dari Bappebti pada hari Sabtu, 23 November 2019 diketahui bahwa masih terdeteksi Binomo dengan menggunakan domain binomo.org," ujar Kepala Bappebti Tjahya Widayanti, seperti dikutip dari detikcom.

"Selain itu juga terdapat entitas yang melakukan kegiatan selayaknya pialang berjangka dengan menjadi Introducing Broker (IB) dari Pialang Luar Negeri," kata Tjahya seperti dikutip dari siaran pers Kemendag, Senin (25/11/2019).



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading