Bunga Acuan Bisa Turun Lagi? BI: Masih Ada Room

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
10 December 2019 07:28
Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga acuan empat kali sejak awal tahun. Apakah ruang untuk turun lagi masih terbuka?
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga acuan empat kali sejak awal tahun. Apakah ruang untuk turun lagi masih terbuka?

Dody Budi Waluyo, Deputi Gubernur BI, menilai posisi (stance) kebijakan MH Thamrin sudah bergeser. Sejak tahun lalu sampai semester I-2019, kebijakan moneter memang cenderung ketat.

"Namun mulai semester II-2019 sudah menuju ke akomodatif. Ini yang membuat stimulus BI sudah full, tinggal harapannya disambut oleh sektor riil dan perbankan," kata Dody kala berbincang dengan awak Detik Network di Gedung Transmedia, Jakarta, Senin (9/12/2019).



Selain menurunkan suku bunga acuan, lanjut Dody, BI juga sudah menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) dua kali masing-masing 50 bps. Setiap penurunan GWM tersebut diperkirakan mampu menambah iikuiditas perbankan sampai Rp 26 triliun.

Ke depan, bagaimana arah kebijakan BI? Apakah masih ada ruang untuk pelonggaran lebih lanjut?

"Masih ada room," ungkapnya.

Sepanjang stabilitas terjaga, demikian Dody, kebijakan moneter tidak akan bias ketat. Bahkan bisa dikombinasikan dengan pelonggaran lainnya yaitu di sisi makroprudensial.

"Untuk makroprudensial, kemungkinan akan ada kebijakan untuk mendorong sektor prioritas," katanya.

Namun, eksekusi pelonggaran moneter akan sangat tergantung kepada data (data dependent). Menurut Dody, BI sudah beralih dari forward guidance ke data dependent dalam sekitar dua bulan terakhir, mengingat perkembangan perekonomian global dan domestik yang begitu dinamis.


"Room ada tetapi data dependent. Sejak dua RDG (Rapat Dewan Gubernur) terakhir, tergantung perkembangan," sebutnya.

Akan tetapi, Dody menegaskan bahwa 'peluru' otoritas moneter tidak akan berarti kalau para pelaku ekonomi masih tidak punya kepercayaan diri. Selama masih ada keraguan, maka sulit tercipta ekspansi.

"Semua tidak akan maksimal kalau confidence tidak ada. Kita harus membangun confidence, membangun ekspektasi," katanya.


[Gambas:Video CNBC]




(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading