Contoh Habibie & Bung Hatta, Sri Mulyani: Ayo, Rajin Baca!

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
02 October 2019 14:54
Contoh Habibie & Bung Hatta, Sri Mulyani: Ayo, Rajin Baca!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sangat menyayangkan tingkat literasi membaca Indonesia masih sangat rendah. Padahal dengan membaca banyak yang bisa didapatkan oleh masyarakat.

"Bahkan dari tulisan-tulisan yang bagus bisa memunculkan suatu solidaritas, suatu persamaan dalam pikiran, rasa connection ada terkait dengan ide tersebut," ujar Sri Mulyani dalam Festival Literasi 2019 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Rabu (2/10/2019).




Untuk itu, ia senang acara seperti Festival Literasi dilakukan oleh Kementerian Keuangan. Harapannya, generasi milenial yang terutama ada di lingkungan Kemenkeu bisa menyebarkan pentingnya untuk membaca.

"Untuk meningkatkan literasi, event seperti ini yang kita coba lakukan di Kementerian Keuangan, pasti bukan merupakan event yang spektakuler tapi merupakan jaster terkecil yang menggambarkan kepedulian kita untuk terus memompa semangat, meningkatkan kesadaran dan menyebarluaskan semangat literasi," kata dia.

Menurutnya, maanfaat dari membaca bisa dilihat dari dua tokoh negara seperti Wakil Presiden Pertama RI Muhammad Hatta dan Presiden ke-3 BJ Habibie. Dimana keduanya sangat gemar membaca dan buku adalah sesuatu yang membuat bahagia bagi mereka.

"Bung Hatta beliau waktu dikucilkan penjara di Boven Digoel membawa 16 koper isinya bukan baju, jelas bukan alat kosmetik, tapi isinya adalah buku," kata dia.

Sedangkan, Presiden ke-3 Habibie bahkan gemar membaca buku hingga akhir hayatnya. Ia bahkan membuat perpustakaan sendiri di rumahnya yang berisi banyak buku.

"Almarhum BJ Habibie seorang tokoh yang begitu unik, no one can deny the intellectual dari Pak Habibie, kekuatan intelektual yang muncul tidak hanya dianggap sebagai bakat tapi secara terus-menerus dipupuk oleh Pak Habibie melalui kebiasaan membaca. Kalau untuk Pak Habibie, untuk orang seperti saya pun, membaca adalah oase," jelasnya.

Oleh karenanya, ia berharap generasi milenial saat ini bisa menyebarkan pentingnya membaca kepada generasi penerusnya.

"Saya harap kultur literasi ini bisa disebarkan ke seluruh masyarakat. Kita punya role model seperti pak Habibie yang namanya saja melambangkan cinta Habibie. Tidak hanya ke istri dan keluarga tapi ke semua dan Indonesia. Jadilah role model untuk meningkatkan literasi, bahkan sejak muda," tegasnya.

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading