Polemik UU KPK, Johan Budi: Bola Ada di Presiden

News - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
01 October 2019 15:30
Anggota DPR RI Fraksi PDIP sekaligus mantan Jubir Istana Johan Budi SP menyatakan revisi UU KPK melemahkan lembaga anti rasuah tersebut.
Jakarta, CNBC Indonesia - Anggota DPR RI Fraksi PDIP sekaligus mantan Jubir Istana Johan Budi SP menyatakan revisi UU KPK melemahkan lembaga anti rasuah tersebut.

Johan Budi yang pernah menjabat sebagai Jubir dan Plt Pimpinan KPK, menyatakan hanya presiden Jokowi yang bisa menyelesaikan polemik UU KPK setelah disahkan oleh DPR.

"Ya begini, sekarang ini kan kemarin sudah disahkan oleh DPR. Sekarang bola ada di Pak Presiden. Kita belum tahu bagaimana putusan Pak Presiden terakhir berkaitan revisi UU KPK," kata Johan Budi usai dilantik menjadi anggota DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, seperti dikutip dari detikcom, Selasa (1/10/2019).


Johan Budi mengaku harus membaca lebih detail UU KPK yang baru. Namun, secara pribadi dia menilai UU KPK yang baru itu memangkas kewenangan KPK.


"Tapi kalau ditanya sebagai pribadi, ya kan kemarin yang beredar di draf awal yang beredar kan ada beberapa kewenangan KPK yang berkurang," ujar Johan Budi.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi semalam bertemu dengan ketua umum parpol koalisinya di Istana Negara, Bogor. Dalam pertemuan dibahas berbagai topik, salah satunya soal UU KPK.

Namun, menurut Sekjen PPP Arsul Sani, Jokowi tidak membahas secara spesifik soal Perppu UU KPK. Sebab, Arsul mengatakan penerbitan Perppu bukan satu-satunya opsi.

"Soal Perppu nggak spesifik kami bicarakan karena itu kan bukan satu-satunya opsi. Ada opsi lain juga, yaitu legislative review dan judicial review, yang saat ini sedang berlangsung di MK," ujar Arsul di Gedung DPR siang tadi.





(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading