Terungkap! Ada 3 Alternatif Bentuk Kelembagaan Ibu Kota Baru

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
26 September 2019 19:49
Lokasi ibu kota baru berada di dua wilayah administratif.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mengungkap tiga alternatif bentuk kelembagaan ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim). Kelembagaan ini terkait kedudukan ibu kota baru yang bakal didirikan di wilayah Kaltim.

"Terkait kelembagaan kami masih memberikan beberapa alternatif, apakah dalam bentuk wilayah daerah otonom dengan plus minusnya, kemudian wilayah administratif, atau konsep kawasan/otorita," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Hadi Prabowo, ketika rapat kerja dengan Pansus pemindahan ibu kota di ruang Komisi III, Kamis (26/9/2019).

Dari tiga alternatif itu, banyak aspek yang harus diperhatikan. Jika mengacu pada kebutuhan waktu yang relatif singkat, maka otorita menjadi pilihan.




Menurutnya, jika membentuk daerah otonom atau wilayah administrasi baru, maka perlu revisi sederet regulasi. Pasalnya, wilayah yang akan dijadikan ibu kota baru berada di antara dua kabupaten yang terdapat di Kaltim.

"Karena kalau otonom, harus merubah UU berdirinya provinsi Kaltim, kemudian batas wilayahnya. Terkait dengan batas daerah yang meliputi kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara," imbuhnya.

Sedangkan jika ibu kota baru hanya berbentuk kawasan/otorita, maka tahapan tersebut tak perlu dilalui. 

"Artinya bahwa di sana sudah ada pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tidak merubah, hanya membentuk kawasan/otorita," bebernya.

Di sisi lain, regulasi terkait DKI Jakarta sebagai ibu kota juga perlu dicabut. Dia mengaku telah menginventarisasi beberapa regulasi yang perlu direvisi, disempurnakan, bahkan dicabut atas beberapa ketentuan. 

"Yang lebih penting pertama adalah disepakati revisi terkait regulasi. Kemudian baru bentuk-bentuk," katanya.
(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading