Stok Beras 2,5 Juta Ton, Buwas: Saya Bilang Tak Perlu Impor!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
19 July 2019 13:53
Stok Beras 2,5 Juta Ton, Buwas: Saya Bilang Tak Perlu Impor!
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah ancaman musim kemarau yang melanda area persawahan yang berpotensi pada produksi beras, Perum Bulog memberi sinyal stok beras digudangnya cukup sampai akhir tahun bahkan hingga awal tahun depan saat musim paceklik.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan dari stok beras Perum Bulog saat ini yang mencapai 2,5 juta ton, akan dipakai untuk program Bantuan Pangan NonTunai (BPNT) hanya 700 ribu ton. Artinya masih ada sisa sekitar 1,8 juta ton di gudang Bulog.

Untuk antisipasi musim paceklik gagal panen pada awal tahun depan, Bulog memperikan akan menggelontorkan 500 ribu ton untuk program stabilisasi harga beras di musim paceklik.



"Sekarang katakanlah 2,5 juta ton, berarti masih ada 1,8 juta ton. Oh jauh, masih sangat kuat, aman. Katakanlah tiga bulan, Januari-Maret enggak ada panen karena musim kering, kita paling keluarkan untuk operasi 500 ribu ton. Selama tiga bulan. itu sudah sehebat-hebatnya. berarti kita kan masih ada 1,5 juta ton," kata Buwas di Jakarta, Jumat (19/7).

Apa yang dikatakan oleh Buwas ini untuk menegaskan bahwa pemerintah tak perlu impor beras seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain ada stok lama, Bulog juga masih terus melakukan serapan beras-beras petani.

"Kalau kita menghadapi tadi, 1,3 juta ton itu masih relatif aman, boros-borosnya. Kan setelah selesai 3 bulan ini, panen. Ya kita menyerap lagi. Berarti kalau itu normal, kita enggak perlu impor," katanya.



Ia kembali menegaskan pemerintah tak perlu impor lagi, ia menjamin dengan ucapannya sebelumnya yang akhirnya terbukti.

"Kan saya sudah bilang, kita tidak perlu impor. saya buktikan kan, begitu saya menolak impor, saya serap maksimal dalam negeri. 2019 ini InsyaAllah nggak impor. Next kalau cuaca bagus, enggak impor," katanya.


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading