Timur Tengah Makin Tegang, Iran Tembak Jatuh Drone Militer AS

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
20 June 2019 16:10
Timur Tengah Makin Tegang, Iran Tembak Jatuh Drone Militer AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasukan Pengawal Revolusi Iran mengatakan pada Kamis (20/6/2019) telah menembak sebuah pesawat tak berawak atau drone milik Amerika Serikat (AS). Insiden itu terjadi di tengah-tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington karena runtuhnya kesepakatan nuklir antara Iran, AS, dan beberapa negara lainnya.

"Tidak ada drone AS yang beroperasi di wilayah udara Iran hari ini," kata juru bicara Komando Pusat AS, menurut NBC News, dan dilansir dari CNBC International.



Penembakan RQ-4 Global Hawk itu dilaporkan terjadi setelah militer AS sebelumnya menuduh Iran menembakkan rudal ke drone lain pekan lalu setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di dekat Teluk Oman. AS menyalahkan Iran atas serangan terhadap kapal-kapal itu, yang dibantah Teheran.


Ketegangan antara AS dan Iran meningkat menyusul keputusan Presiden Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Teheran setahun yang lalu.

Kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah Iran, mengutip Pengawal Revolusi paramiliter, mengidentifikasi pesawat tanpa awak itu sebagai RQ-4 Global Hawk.

Kapten Bill Urban, seorang juru bicara Komando Pusat AS, menolak berkomentar ketika ditanya apakah drone itu telah ditembak jatuh.

Namun, ia mengatakan kepada The Associated Press, "Tidak ada pesawat tanpa awak di wilayah Iran."



Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan Trump telah "diberi pengarahan tentang laporan serangan rudal di Kerajaan Arab Saudi."

"Kami sedang memantau situasi dengan seksama dan terus berkonsultasi dengan mitra dan sekutu kami," kata Sanders. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading