Impor Bawang Putih, Buwas Buka-Bukaan Soal Ganjalan

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
30 April 2019 10:51
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan mandat ke seluruh Kementerian bahkan Bulog, untuk menjaga harga pangan agar tidak naik jelang Puasa.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan mandat ke seluruh Kementerian bahkan Bulog, untuk menjaga harga pangan agar tidak naik jelang Puasa.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, mengaku seluruh kesiapan telah dilakukan termasuk dengan menjaga stok. Namun yang menurutnya cukup membingungkan adalah soal bawang putih.

"Yang belum cuma satu, yakni bawang putih. Kemarin sudah diputuskan (Bulog) impor 100.000 ton tapi dibatalkan. Berarti kami nggak ada stok," kata Buwas sapaan akrab Budi Waseso, ketika ditemui di Gedung Trans Media, Senin (29/4/2019).
"Tapi kami tak bisa laksanakan impor. Walaupun sudah ada perintah bahkan Presiden juga. Kami sudah rapat juga, Bulog harus impor 100.000 Ton. Tapi ada yang membatalkan," tambahnya.


Padahal, lanjut Buwas, izin impor buat Bulog sudah keluar dalam putusan Rakortas, dan jika dibatalkan, hanya satu Menteri yang bisa melakukannya. Namun, dirinya tidak menyebut lebih jauh siapa menteri itu.

Anehnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) malah menerbitkan Persetujuan Impor (PI) bawang putih sejumlah 115.765 ton kepada 8 perusahaan importir swasta untuk tahun ini.

Menurutnya, jika Bulog yang diberikan wewenang, Bulog tidak akan mencari keuntungan. "Bulog itu tidak mencari keuntungan tapi kestabilan harga, entah kenapa mungkin ada yang nggak dapat keuntungan," ujarnya.

Buwas menilai, ada cara berpikir yang salah dari Menteri tersebut. "Mungkin cara pikirnya salah, karena ini kepentingan masyarakat. Bukan kepentingan pribadi, karena belum ada putusan, mungkin menteri itu yang menjamin harga bawang putih," imbuh Buwas tanpa memberitahukan siapa menteri tersebut.

Bahkan lebih jauh Buwas menuding ada menteri yang ingin memicu inflasi. Karena Presiden saja, sambung Buwas justru mendukung kestabilan harga walau melalui jalan impor.

"Presiden selalu memperhatikan, supaya tidak memicu inflasi. Tapi ada menteri yang mau memicu inflasi. Perintah Presiden saja dibatalkan beliau (menteri tersebut)," pungkas Buwas.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dilansir dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, hingga Senin (29/4/2019) harga bawang putih rata-rata seluruh Indonesia nyaris menyentuh Rp 50.000/kg atau tepatnya mencapai Rp 48.950/kg, atau naik sebesar 17,1% dibanding dua minggu sebelumnya (15/4/2019).

Bahkan sejak awal April, harga bawang putih sudah melonjak hingga 40%.

Di DKI Jakarta harga bawang putih per Jumat (26/4/2019) kemarin mencapai Rp 60.000/kg, yang mana sudah naik 13% sejak awal April 2019.

Saksikan Video Buwas Buka-bukaan Soal Pangan, Impor, & Pencari Rente

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading