Wow! Ekspor Perhiasan RI Tembus Rp 28 Triliun

News - Lidya Julita Sembiring Kembaren, CNBC Indonesia
04 April 2019 - 15:13
Wow! Ekspor Perhiasan RI Tembus Rp 28 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Industri perhiasan Indonesia mencatatkan kinerja yang positif dikancah global. Ekspor perhiasan tercatat tembus US$ 2 miliar atau setara dengan Rp 28 triliun (kurs Rp 14.000/US$) sepanjang 2018.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan, industri perhiasan merupakan salah satu sektor andalan yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui capaian nilai ekspornya.

"Di era globalisasi dan perkembangan teknologi serta persaingan yang semakin ketat, Kementerian Perindustrian tengah fokus memacu kinerja industri padat karya berorientasi eskpor, tidak terkecuali pada sektor industri perhiasan," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/4/2019).


Wow! Ekspor Perhiasan RI Tembus Rp 28 TriliunFoto: Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih memberikan sambutan pada pembukaan Jakarta International Jewellery Fair 2019 di Jakarta, Kamis (4/4). (Dok.Kementerian Perindustrian)


Adapun negara tujuan utama ekspor perhiasan Indonesia, antara lain ke Singapura, Swiss, Hong Kong, Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. Negara-negara tersebut mendominasi hingga 93,02% dari total ekspor produk perhiasan nasional. Indonesia juga menempati peringkat ke-9 dunia sebagai eksportir perhiasan dengan pangsa pasarnya lebih dari 4% di kancah global.

"Hal ini menjadikan peluang bagi industri perhiasan kita untuk terus memperbesar produktivitas dan memperluas pasarnya sejalan dengan perekonomian yang stabil dan perbaikan iklim usaha yang kondusif di Tanah Air," jelasnya.



Dengan kontribusi itu, maka Kemenperin akan berupaya menjaga ketersediaan bahan baku perhiasan agar tidak dikenakan bea masuk. Beberapa bahan baku yang dibutuhkan, di antaranya emas serta batu permata seperti berlian, zamrud, dan ruby.

Untuk semakin memperluas akses pasar industri perhiasan dalam negeri, terutama agar menembus pasar ekspor, Kemenperin aktif memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) perhiasan nasional ikut terlibat dalam pameran-pameran yang berskala internasional. Gati optimistis, dengan gencarnya kegiatan promosi secara offline, penjualan dan ekspor akan terdongkrak naik.

"Apalagi, seperti produk perhiasan ini, perlu promosi lewat offline," tegasnya.

Simak video terkait ekspor di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading